Indodana – Pinjaman Uang Online Kilat Cepat dan Mudah!

Berpenghasilan Harian? Ini Cara Tepat Mengaturnya

Berpenghasilan Harian? Ini Cara Tepat Mengaturnya

Setiap orang, apapun pekerjaannya wajib mempunyai pengetahuan yang cukup tentang pengelolaan keuangan. Terlebih lagi bagi mereka yang memperoleh penghasilan secara harian. Seperti pengemudi ojek online, penjaga warung, buruh harian, dan berbagai jenis pekerjaan lainnya. 

Mengelola keuangan untuk orang yang berpenghasilan harian agaknya memang susah-susah gampang. Apalagi jika tidak memiliki pengetahuan yang baik dalam mengatur keuangan pribadi. Meski bukan hal yang mudah, namun tetap harus dilakukan agar kondisi keuangan tetap aman. Supaya kondisi keuangan tidak berantakan, simak tips cerdas mengatur keuangan bagi pekerja berpenghasilan harian.

Baca Juga: Ingin Lebih Produktif Saat Bekerja dari Rumah? Hindari 5 Hal Ini

Tips Mengatur Keuangan Bagi yang Berpenghasilan Harian

Tips Mengatur Keuangan Bagi yang Berpenghasilan Harian

1. Mencatat Pengeluaran dan Pemasukan

Mengelola keuangan yang baik, bagi Anda yang berpenghasilan harian ialah dengan mencatat arus pengeluaran dan juga pemasukan. Pencatatan tersebut harus dilakukan tiap bulan, agar arus kas keuangan bisa terdeteksi kemana perginya. Sehingga hal lainnya pun bisa mudah diatur.

Namun sebelum mulai mengisi pos penghasilan, terlebih dulu buat pos tentang pengeluaran yang harus dipenuhi. Pos-pos pengeluaran tersebut misalnya untuk bayar sewa kos atau kontrakan, uang makan, cicilan motor, biaya transportasi, dan sejumlah pengeluaran fix yang lainnya. Misalnya, biaya untuk sewa kos per bulan sekitar Rp 900 ribu, kemudian dibagi untuk 30 hari. Jadi per hari butuh sekitar Rp 30 ribu untuk bayar sewa kos. 

Begitu juga dengan biaya fix yang lainnya. Dengan begitu Anda akan bisa tahu berapa jumlah pengeluaran tiap bulan dan berapa yang harus dipenuhi. Sehingga, Anda punya target jumlah penghasilan yang harus didapatkan dan akan digunakan untuk apa saja. 

2. Buat Skala Prioritas

Dalam mengatur keuangan, Anda pun juga harus membuat skala prioritas terlebih lagi jika memiliki penghasilan harian. Justru Anda harus semakin aware dengan skala prioritas ini, supaya penghasilan harian tidak habis entah ke mana. Anda harus memisahkan antara kebutuhan dan keinginan. 

Dahulukan kebutuhan utama yang wajib dipenuhi ketika membuat daftar pengeluaran bulanan. Dengan begitu, keuangan Anda bisa terjaga dan tidak berantakan karena digunakan untuk sesuatu yang kurang penting dan bermanfaat. 

3. Pikirkan Jangka Panjang

Setelah mencatat arus pengeluaran yang harus dipenuhi serta memilih skala prioritasnya. Selanjutnya mulai pikirkan untuk mengelola keuangan dalam jangka panjang. Meskipun memiliki penghasilan harian, namun hidup tak hanya untuk hari ini saja.

Anda juga harus memikirkan jika suatu saat tidak bisa lagi bekerja, sedangkan jika tidak bekerja hari ini maka tidak ada pemasukan. Nah, untuk mengantisipasi hal buruk tersebut, Anda bisa mulai dengan memikirkan tentang asuransi. Ada beberapa jenis asuransi yang bisa dipertimbangkan, seperti asuransi kesehatan, asuransi jiwa, atau bahkan BPJS.

Asuransi akan memberikan perlindungan pada diri dan keuangan Anda di masa mendatang. Dengan mulai membuatnya sekarang, ini berarti Anda telah mengamankan kondisi keuangan di masa mendatang. Namun, tetap perhatikan jumlah premi dan jenis asuransi yang akan dipilih. Sebab ini juga akan mempengaruhi daftar pengeluaran bulanan Anda. Ada baiknya, pilih premi yang sesuai dengan kemampuan namun manfaatnya tetap maksimal.

4. Mulai Menabung

Meski penghasilan yang didapat harian, Anda pun harus tetap memikirkan soal menabung. Tidak menjadi masalah seberapa besar nominal yang akan ditabung, yang terpenting ada tindakan. Apalagi jika kebiasaan tersebut dilakukan dengan rutin maka hasilnya akan sangat bagus untuk menjaga kestabilan kondisi keuangan Anda di masa mendatang dan membuatnya tetap aman terkendali.

Dengan menabung, Anda bisa lebih mengontrol pengeluaran yang kurang terlalu penting dan memilih untuk mengalokasikannya untuk ditabung. Ada baiknya ambil 10-20% dari penghasilan harian Anda untuk ditabung, alih-alih menabung uang yang tersisa. Baru gunakan untuk memenuhi kebutuhan yang lainnya. Jika, Anda memilih menabung di akhir, bisa-bisa tak ada lagi uang yang tersisa untuk ditabung.

Pastikan juga buat akun tabungan tersendiri dengan uang yang didapat setiap harinya. Supaya uang yang ditabung jadi lebih aman, dan tidak membuat Anda tergiur menggunakannya untuk hal-hal yang kurang bermanfaat.

Hal ini semata-mata dilakukan untuk menjaga kondisi keuangan Anda, terutama ketika sedang tidak bekerja. Sehingga dengan tabungan, Anda bisa merencanakan hal lain yang bermanfaat.

Pastikan Pengeluaran dan Pemasukan Selalu Terkontrol

Hal yang terpenting dalam mengelola keuangan untuk penghasilan harian ialah selalu memastikan arus pengeluaran dan pemasukan agar tetap terkontrol. Pasalnya, penghasilan yang didapat tiap hari tidak memiliki jaminan apakah hari esok juga akan mendapatkan hasil yang sama. Sehingga dengan lebih cermat dalam mengaturnya, segala masalah keuangan bisa lebih diatasi.

Baca Juga: Menabung di Saat Keuangan Sedang Sulit Bukan Mimpi, Ini Caranya!