Site icon Blog Indodana | Indodana PayLater

Ciri-Ciri Penipu yang Lagi Ngincar Kamu, Hati-Hati Ya!

Memang tidak pernah ada habisnya ya kalau ngomongin tentang penipuan. Mulai dari modus-modusnya yang semakin kreatif dan beraneka ragam hingga korban penipuan yang masih terus berjatuhan.

Bahkan, dikutip dari kominfo.go.id, di tahun 2017 sampai 2022, layanan CekRekening.id dari Kemkominfo sudah menerima lebih dari 486 ribu laporan terkait tindak pidana informasi juga transaksi elektronik dari masyarakat.

Tenang, jangan langsung khawatir! Karena Indodana akan memberitahukan ciri-ciri penipu yang sedang mengincar kamu. Apa saja? Berikut informasi selengkapnya.

Kenapa Penipu Mengincarmu?

Dalam melakukan aksinya, penipu tidak memilih korban secara acak, lho. Mereka biasanya sudah memahami karakteristik target yang dianggap paling mudah dikelabui. Nah, berikut ini beberapa alasan kenapa kamu bisa jadi incaran penipu.

1. Kamu Terlihat Mudah Panik atau Bingung

Penipu sering menyusun skenario yang bikin korban merasa terkejut, panik, atau takut—misalnya dengan kabar bahwa anggota keluarga mengalami kecelakaan atau ditangkap polisi. Saat panik, kamu jadi lebih mudah dikendalikan dan tidak berpikir jernih. Saat itulah penipu akan melancarkan aksinya.

2. Kamu Sering Membagikan Data Pribadi di Internet

Misalnya, suka share nomor NIK, nomor telepon, atau data finansial di media sosial. Data ini bisa dikumpulkan penipu dan dijadikan alat untuk melakukan social engineering atau menyamar sebagai pihak resmi. Oleh karena itu, jangan pernah membagikan data pribadimu ke internet ataupun ke sembarang orang.

3. Kamu Kurang Paham Teknologi dan Keamanan Digital

Selanjutnya, penipu juga kerap menyasar menyasar orang-orang yang belum familier dengan istilah seperti OTP, phishing, atau verifikasi dua langkah. Mereka akan berpura-pura jadi CS bank, e-commerce, atau petugas layanan publik untuk mencuri data pribadi.

Ciri-Ciri Penipu yang Lagi Ngincar Kamu

1. Ngomongnya Bertele-tele

Mungkin kamu pernah dengan sengaja atau tidak sengaja mengangkat telepon dari nomor tidak dikenal, lalu setelah diangkat, ternyata si penelepon ngomongnya tidak jelas dan bertele-tele? Langsung saja akhiri dan matikan! 

Karena ngomong bertele-tele adalah salah satu ciri penipu yang sedang menjalankan aksinya. Alih-alih kasian dan tetap mendengarkan, kamu malah bisa terjerumus ke dalam perangkap mereka.

2. Suka Maksa

Sudah menolak tapi tetap dipaksa? Wah, kamu patut curiga, deh! Tak perlu pikir panjang, langsung saja tinggalkan.

3. Gampang Kepancing Emosi

Ciri lainnya adalah gampang kepancing emosi. Biasanya, ketika kamu banyak mengajukan pertanyaan atau terlihat “lemot”, si penipu akan merasa kesal dan menjawab dengan tidak baik atau terburu-buru. Nah, jika sudah begitu, kamu tidak perlu mempercayainya lagi. Akhiri saja percakapan atau panggilan tersebut.

4. Suka Berbohong

Jika dihubungi orang yang tidak dikenal, kamu perlu memerhatikan bagaimana cara dia berkomunikasi. Seperti yang telah disebutkan di atas, penipu cenderung untuk berbicara secara bertele-tele. Biasanya, dalam pembicaraan yang bertele-tele itu, juga disematkan kebohongan.

Cobalah cermati pembicaraannya. Kamu akan menemukan perkataan-perkataan yang tidak konsisten. Jika sudah menemukan perkataan yang mencla-mencle, sudah pasti orang tersebut merupakan penipu. Jadi, langsung saja kamu putuskan percakapan dengan orang tersebut.

5. Bersifat Hiperbola

Selain bertele-tele, penipu juga bersifat hiperbola. Seorang penipu sering membuat skenario yang tidak benar dan dibesar-besarkan seolah hal tersebut benar terjadi. 

Misalnya, penipu memberi tahu bahwa keluarga terdekatmu tertangkap polisi dan berada dalam tahanan. Ketika menjalani modus penipuan tersebut, ia akan membesar-besarkan permasalahan seakan-akan masalah tersebut merupakan hal yang mendesak. Emosi yang digunakannya pun berlebihan sehingga kamu turut bereaksi demikian.

Jika sudah demikian, permintaan sang penipu pun terturuti dan modus penipuan yang dijalankannya berhasil. Kamu tentu tidak ingin hal ini terjadi, kan? Maka, sangat penting untuk memerhatikan skenario yang bersifat berlebihan dan janganlah langsung mempercayainya.

6. Meminta Uang atau Data Pribadi

Nah, ciri penipu yang terakhir dan yang paling penting adalah meminta uang. Berbagai skenario pasti akan dilakukan oleh para penipu untuk menarik perhatianmu. Tapi, hal yang menjadi kunci utama dalam penipuan adalah adanya permintaan untuk memberikan uang atau data pribadimu.

Jangan pernah kamu memberikan data pribadimu pada siapa pun, termasuk pihak bank. Jika diminta untuk mengirimkan uang, lebih baik pastikan terlebih dahulu kebenaran dari informasi-informasi yang disebabkannya. Sebaiknya, kamu tidak melakukan transaksi apapun, apalagi ketika kamu masih ragu atau belum mengetahui secara pasti terkait informasi yang diberikannya

Sudah Melihat Tanda-tandanya? Kabur!

Saat melakukan aktivitas, seperti mengangkat telepon, berselancar di internet, dan berkirim pesan, kamu harus membuka mata dan pikiran lebar-lebar. Jangan lengah apalagi sampai membiarkan pikiranmu kosong.

Selalu fokus! Bila sudah merasakan hal-hal aneh dan mencurigakan, maka tinggalkan. Bagaimana caranya? Hapus pesan dan blokir nomornya bila kamu menerima pesan yang mencurigakan, akhiri dan matikan telepon bila kamu menerima panggilan yang mencurigakan, dan masih banyak lagi.

Ingat! Selalu waspada dan JAGA diri dari berbagai ciri-ciri penipu, ya!

Baca Juga Artikel Lainnya:

Exit mobile version