Musim liburan sudah tiba. Rencana liburan ke mana, nih? Kalau ke luar negeri, jangan lupa cek kedaluwarsa paspor, ya!
Beginilah cerita si Ali yang ternyata paspornya sudah expired. Dia pun harus mengurusnya, tapi karena sudah mepet dia mencari jasa untuk membantu urus paspornya. Dapatlah dia tawaran jasa bantu urus paspor.
Ternyata, bukanlah menjadi beres urusan paspornya, jadi makin bermasalah. Dia pun ditipu oleh jasa bantu urus paspor tersebut.
Tidak ingin, kan, nasibmu seperti Ali? Nah, pahamilah bagaimana penipuan berkedok jasa penipuan paspor ini terjadi.
Cara Kerja Penipuan Jasa Pembuatan Paspor
Modus penipuan ini dimulai dari membalas review pada platform Google Reviews kantor imigrasi. Jika mencari kantor imigrasi tertentu, misalnya Kantor Imigrasi Jakarta Selatan, kamu akan menemukan informasi terkait kantor imigrasi tersebut, seperti alamat kantor, nomor telepon, dan bahkan kolom review.
Nah, pada kolom review inilah tempat terjadinya penipuan. Terdapat oknum-oknum yang menjawab komentar atau review pada kolom tersebut dengan menggunakan nomor WhatsApp. Oknum ini mengklaim bahwa mereka bisa membantumu untuk mengurus paspor.
Kini, modus penipuan ini merambat ke media sosial juga. Misalnya, oknum tidak bertanggung jawab ini mereplikasi media sosial kantor imigrasi tertentu beserta kontennya. Kemudian, mereka mencantumkan pula nomor WhatsApp yang digunakannya. Jika ada yang menghubungi nomor tersebut, oknum tidak bertanggung jawab itu akan menawarkan jasa bantu urus paspor.
Setelah menawarkan jasa, tentunya, oknum tersebut akan meminta uang pada korban untuk mengurus paspor. Karena merasa akan dibantu, korban pun mengirimkan sejumlah dana. Alih-alih terbantu, uang korban malah dibawa lari.
Tips Menghindari Modus Penipuan Berkedok Jasa Urus Paspor
1. Hanya Lakukan Pengajuan Melalui Aplikasi M-Paspor
M-Paspor merupakan aplikasi resmi yang digunakan oleh kantor imigrasi agar pemohon dapat melakukan permohonan tanpa harus pergi ke kantor imigrasi terdekat. Aplikasi ini dapat diunduh melalui App Store dan Play Store.
Jadi, jika ada yang menawarkanmu jasa urus paspor melalui SMS, WhatsApp, atau platform lainnya, sebaiknya jangan diladeni. Ketahuilah bahwa platform resmi untuk mengajukan permohonan paspor hanya melalui M-Paspor.
2. Hanya Gunakan Metode Pembayaran Resmi Imigrasi
Setelah proses permohonan selesai, kamu akan diminta untuk melakukan pembayaran. Metode pembayaran yang resmi hanya melalui m-Banking (BNI, Mandiri, dan BSI), aplikasi SimobiPlus, marketplace (Tokopedia dan Bukalapak), e-wallet (Dana), Minimarket, dan Kantor Pos.
3. Ketahui Biaya Pembuatan Paspor
Tips menghindari penipuan berkedok jasa pembuatan paspor yang terakhir adalah dengan mengetahui biaya pembuatan paspor. Ketahuilah bahwa biaya permohonan paspor dibagi menjadi 3 jenis, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2019. Berikut jenis-jenisnya.
| Jenis Layanan | Biaya |
| Paspor Biasa | Rp350.000 |
| Paspor Elektronik | Rp650.000 |
| Layanan Paspor Sehari Selesai | Rp1.000.000 |
Selalu Waspada Terhadap Penipuan Berkedok Jasa Urus Paspor
Sebelum berkelana ke luar negeri, memang salah satu hal yang penting untuk diurus adalah paspor. Sebab, paspor bagaikan kunci bagi para pelancong untuk bisa memasuki suatu negara. Paspor pun menjadi identitasmu ketika kamu berada di luar negeri.
Pentingnya paspor ini sangat disadari oleh banyak pihak sehingga banyak oknum pula yang memanfaatkan kondisi ini. Oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut mengetahui bahwa mengurus paspor bukanlah hal yang ingin dilakukan oleh semua orang secara mandiri sehingga jasa-jasa pengurusan paspor pun dibuat.
Maka, sebagai pengguna paspor yang bijak, kamu pun harus mengetahui jasa-jasa pengurusan paspor seperti ini. Ketahuilah cara mengurusnya beserta biayanya. Sebaiknya, kamu mengurusnya sendiri agar terhindar dari berbagai modus penipuan tersebut.
Baca juga Artikel Lainnya:
