Di tengah sulitnya lapangan pekerjaan yang tersedia membuat para pencari kerja makin putus asa. Tidak hanya mencari pekerjaan melalui job portal, banyak orang juga menggunakan banyak platform untuk bisa mendapatkan informasi terkait ketersediaan lowongan pekerjaan.
Sayangnya banyak sekali oknum jahat yang memanfaatkan kondisi tersebut.
Ya, belakangan ini, banyak bermunculan modus penipuan berkedok tawaran pekerjaan freelance. Aksi penipuan ini sering ditemukan di keseharian yang kita jalani melalui WhatsApp atau Telegram.
Agar SobatId tidak tertipu dengan modus ini, simaklah ciri-ciri modus penipuan berkedok tawaran freelance berikut ini!
Ciri-Ciri Modus Penipuan Berkedok Tawaran Freelance
Modus penipuan ini dapat ditemui dalam keseharian yang kamu jalani, berikut ciri-ciri umumnya!
1. Tawaran Berasal dari WhatsApp atau Telegram dalam Bentuk Grup
Modus penipuan ini biasanya berasal dari WhatsApp. Penipu akan menghubungi nomormu secara pribadi dan merangkai kata-kata secara profesional agar terlihat sebagai HRD atau pihak perekrutan dan menawarkan kamu pekerjaan.
Setelah itu, kamu dapat digiring ke grup Telegram atau channel WhatsApp lain yang berisikan banyak orang. Di sana, penipu akan mengirim pesan atau broadcast terkait pekerjaan yang harus dilakukan.
2. Mengatasnamakan Suatu Instansi atau Perusahaan
Tentunya alibi pekerjaan freelance ini akan dibuat seperti berasal dari suatu perusahaan. Umumnya perusahaan yang cukup besar, namun tidak menutup kemungkinan penipu dapat mengatasnamakan suatu perusahaan yang masih kecil.
Oleh karena itu, kamu harus berhati-hati dan jangan asal percaya dengan informasi yang diberikan.
3. Pekerjaan yang Cenderung Mudah dengan Imbalan Besar
Salah satu trik yang dimanfaatkan penipu adalah tawaran untuk cepat kaya tanpa repot. Penipu akan memberikan pekerjaan yang di bagikan melalui grup WhatsApp atau Telegram dengan imbalan yang cukup besar.
Biasanya pekerjaan yang dilakukan juga cukup mudah seperti hanya perlu melakukan klik tautan atau link, mengakses e-commerce, melakukan like dan subscribe pada kanal YouTube atau Instagram, dan lain sebagainya.
Jika sudah, penipu akan meminta bukti dari pekerjaan yang sudah dilakukan tersebut. Setelah itu, uang akan sungguh-sungguh ditransfer ke rekening yang kamu miliki. Tujuannya untuk membuat seolah pekerjaan ini asli dan mudah.
Tentu saja walaupun kamu melakukan hal sepele seperti like atau subscribe, ini bisa saja dilakukan sebagai bentuk penipuan. Karena akun yang kamu like dan subscribe merupakan akun palsu yang digunakan untuk menyebarkan penipuan atau informasi palsu.Begitu juga dengan bentuk pekerjaan seperti melakukan klik link atau mengakses e-commerce. Penipu bisa mendapatkan dan mengakses data-data penting yang kamu miliki. Akan tetapi, aksi ini tidak berakhir sampai di sini saja.
4. Meminta Transfer Uang
Setelah uang hasil pekerjaanmu di dapatkan, penipu akan menawari korban imbalan yang lebih besar. Akan tetapi penipu akan meminta uang deposit dari korban. Uang deposit ini dikatakan akan dikembalikan bersamaan dengan imbalan yang akan diberikan.
Di sini penipu akan menekan rasa curigamu dengan memanfaatkan rasa FOMO (Fear of Missing Out). Artinya mereka akan mendesak dengan alibi yang besar dengan kuota yang terbatas. Bahkan oknum penipu juga akan membuat akun lain yang akan terlihat seperti beberapa orang telah mentransfer uang deposit tersebut dan telah diberikan imbalannya.
Karena korban takut ketinggalan, merekapun melakukan deposit. Di sinilah puncak aksi penipuan ini karena uang yang telah didepositkan korban tidak akan dikembalikan.
Cara Menghindari Penipuan Berkedok Pekerjaan Freelance
Ada cara untuk menJAGA diri dari penipuan modus ini, berikut cara-caranya.
1. Lakukan Verifikasi Informasi
Jangan asal percaya dengan bentuk tawaran pekerjaan yang didapat. Selalu lakukan verifikasi informasi baik melalui internet dengan kata kunci atau pencarian “[Nama Perusahaan] penipuan” atau “[Nama Perusahaan] lowongan pekerjaan”. Kamu juga bisa menanyakan langsung kepada pihak perusahaan.
Jangan sampai menjadi korban penipuan hanya karena kamu tidak memeriksa kebenaran informasi atau lowongan pekerjaan freelance yang kamu dapatkan. Gunakan juga aplikasi seperti GetContact untuk memeriksa nomor yang tidak kamu kenal.
Bila diberikan nomor rekening, kamu juga bisa mengakses cekrekening.id untuk memeriksa rekening tersebut.
2. Jangan Termakan Pekerjaan Mudah, Imbalan Besar
Salah satu penyakit terbesar dari sifat manusia adalah ingin menjadi cepat kaya tanpa repot. Ingatlah bahwa uang didapatkan melalui kerja keras dan kerja cerdas. Jangan asal termakan dengan pekerjaan mudah imbal besar begitu saja.
3. Jangan Berikan Informasi Sensitif
Jangan berikan informasi yang bersifat sensitif. Selalu JAGA privasimu dan jangan berikan informasi penting apapun kepada orang yang tidak dikenal. Penipu dapat menyalahgunakan data-datamu untuk membuat pinjaman, pesanan palsu, atau bentuk penipuan yang mengatasnamakan namamu.
4. Gunakan Juga Forum atau Media Sosial untuk Mencari Tahu Informasi Tambahan
Ingatlah bahwa modus penipuan ini menargetkan banyak orang, jadi tentu saja akan dibahas dalam forum atau media sosial. Gunakan media sosial seperti Twitter, Meta, atau Instagram dan juga ikuti forum-forum yang mungkin saja membahan penipuan modus ini.
Informasi tambahan akan membuatmu makin terjaga dari penipuan.
5. Jangan Pernah Transfer Uang Jika Ditawari Pekerjaan
Ingatlah bahwa pekerjaan bentuk apapun tidak membutuhkan kamu mentransfer uang kepada pihak recruiter. Informasi bahwa kamu harus melakukan deposit untuk melakukan pekerjaan sudah cukup jadi bukti bahwa ini adalah bentuk penipuan.
Pihak perusahaan yang resmi tidak akan menuntut segelintir uang saat menawari lowongan pekerjaan. Mereka hanya meminta CV dan juga portofoliomu. Jadi jangan sampai tertipu yah!
Laporkan Akun Penipu bila Menjadi Sasaran Penipuan
Bila kamu menjadi sasaran modus penipuan berkedok freelance ini, langsung laporkan melalui BRTI, berikut caranya:
- Buka browser
- Kunjungi halaman layanan.kominfo.go.id
- Klik menu “Aduan BRTI”
- Isi data pelapor
- Pilih “Pengaduan”
- Klik “Mulai Chat” untuk terhubung dengan petugas
- Berikan bukti-bukti yang kamu dokumentasikan
Tetap Semangat Mencari Pekerjaan
Orang jahat yang memanfaatkan keputusasaan seseorang dalam mencari pekerjaan tidak bisa dimaafkan. Maka dari itu, selalu JAGA diri dari bentuk penipuan modus tawaran pekerjaan freelance yang sering terjadi saat kamu mencari pekerjaan.
Tetap semangat dan tekunlah berdoa agar bisa mendapatkan pekerjaan terbaik!
Baca Juga Artikel Lainnya: