Saat ini ada banyak sekali aplikasi kirim pesan. Salah satunya, WhatsApp.
Namun, popularitas dan jumlah pengguna yang banyak membuat WhatsApp juga dimanfaatkan oleh banyak oknum tidak bertanggungjawab untuk melancarkan aksi penipuan. Tidak hanya melalui nomor, akun, dan juga pesan palsu, kini modus penipuan melalui WhatsApp adalah screenshot palsu.
Di era digital ini, screenshot atau tangkapan layar merupakan hal yang sering digunakan orang untuk berbagi informasi. Oleh karena itu, hal ini dimanfaatkan penipu untuk meluncurkan aksinya.
Apa Itu Screenshot Palsu?
Secara sederhana, screenshot palsu adalah gambar tangkapan layar yang dimanipulasi sedemikian rupa untuk menyebarkan informasi palsu. Manipulasi ini dapat mencakup perubahan teks, penambahan atau penghapusan elemen, atau bahkan pembuatan screenshot yang sepenuhnya fiktif.
Bahaya dari screenshot palsu tentunya sangat besar karena digunakan untuk menyebarkan berita bohong, tindak pemfitnahan, atau bahkan menipu orang dalam keuangan dan juga mengatasnamakan organisasi atau bisnis.
Sebagai contoh, screenshot palsu yang mengatasnamakan orang yang kita kenal dalam bahaya dan meminta ditansfer sejumlah uang.
Bagaimana Screenshot Dapat Dipalsukan?
Ternyata membuat screenshot palsu tidak sesulit yang dibayangkan. Saat ini ada berbagai web yang dapat digunakan untuk membuat screenshot palsu secara otomatis. Tampilannya juga mirip dengan WhatsApp yang asli sehingga tidak heran bila banyak orang yang tertipu.
Screenshot palsu ini akan dikirimkan melalui akun palsu atau dari kloning nomor WhatsApp orang yang kamu kenal atau ketahui. Akan tetapi, bila diperhatikan dengan lebih detail, maka kamu dapat mengetahui screenshot palsu dan menghindari penipuan jenis ini.
Kenali Ciri-Ciri Screenshot Palsu
Untuk mengetahui screenshot palsu, perhatikan beberapa hal berikut ini:
1. Tampilan Chat
Walaupun tampilan dari screenshot palsu dibuat semirip mungkin, kamu dapat mengetahui perbedaan yang mencurigakan dari tampilan chat. Salah satunya jenis platform yang digunakan. Bila kamu mengetahui orang yang mengirim screenshot menggunakan HP iPhone namun tampilan screenshot-nya mirip dengan Android, maka berhati-hatilah. Android dan iOs memiliki perbedaan tampilan di WhatsApp.
Ciri lain adalah bila kamu mengetahui orang yang mengirim screenshot menggunakan dark theme (nuansa gelap) namun screenshot yang dikirimkan bertema light theme (nuansa terang).
Selain itu, font atau jenis tulisan juga memiliki perbedaan antar HP. Jadi perhatikan juga hal tersebut.
2. Waktu dan Tanggal
Salah satu faktor yang dapat dilihat adalah tanggal. Sesuai pengaturan di HP, format waktu dapat diubah menjadi 12 jam dan 24 jam. Misalnya kamu mendapatkan screenshot dari orang yang menggunakan pengaturan 12 jam di WhatsApp-nya, namun tertera pada screenshotnya pukul 20.00, maka kamu dapat mencurigai hal tersebut.
JAGA Diri dari Penipuan Screenshot Palsu dengan Verifikasi Informasi
Walaupun sudah mengetahui ciri-ciri screenshot palsu, terkadang penipu yang ahli dapat mereplika hal tersebut semirip mungkin. Oleh karena itu, selalu lakukan verifikasi informasi jika mendapat screenshot yang terlihat mencurigakan. Tanyakan kepada orang atau lihat di internet terkait potensi penipuan yang kamu dapat.
Tidak hanya itu, modus penipuan ini tidak hanya terjadi di WhatsApp saja, berbagai aplikasi chatting dan juga media sosial dapat dimanipulasi sedemikian rupa untuk menipu orang-orang. Maka dari itu selalu JAGA diri kamu dengan literasi digital.
Baca Juga Artikel Lainnya: