love scamming
|

Love Scamming: Penipuan Berkedok Asmara

Sudah hampir sebulan Valentine berlalu, apakah kamu berhasil mendapatkan orang yang diidam-idamkan? Jika sudah berhasil, selamat, ya!

Tapi, yakinkah kamu bahwa kamu benar-benar mengenalinya? Sebab, terdapat kasus-kasus love scamming karena cinta yang buta. Keburukan dari orang yang diidamkan pun tidak terlihat dan bahkan membuatmu menjadi denial.

Masa, sih, ada love scamming? Nah, biar kamu percaya ada penipuan jenis ini, yuk simak penjelasan berikut.

Apa itu Love Scamming?

Penipuan jenis ini muncul di antara orang-orang yang sedang berasmara. Korban ditaklukkan dengan kata-kata yang begitu manis dan indah bahkan sampai menjanjikan hubungan yang serius. 

Padahal, semua itu dilakukan untuk mendapatkan sejumlah uang. Jika sudah mendapatkan kepuasan, alias uang sudah tercukupi, pelaku penipuan pun akan menghilang.

Modus Penipuan Love Scamming

  1. Berkenalan melalui media sosial.
  2. Berkomunikasi hanya melalui chat dan tidak ingin melakukan video call, apalagi diajak bertemu.
  3. Mengatakan cinta dengan cepat hingga ingin cepat-cepat berhubungan secara serius, seperti mengajak nikah.
  4. Selalu memiliki berbagai alasan untuk meminta uang. Biasanya, alasannya dibuat sedarurat mungkin.

Ciri-Ciri Penipu yang Menjelma Jadi Pacar

1. Mulutnya Manis

Jangan mudah luluh sama si mulut manis! Bisa saja dia melakukan itu hanya untuk memanfaatkanmu. 

Ia pun akan selalu mengucapkan kata dan janji manisnya. Contohnya, selalu memuji-mujimu di setiap kesempatan, pujian yang diberikan pun tak jarang terkesan berlebihan.

Tidak hanya itu, ketika melakukan kesalahan, si mulut manis pun punya seribu alasan yang pada akhirnya bisa meluluhkanmu. Pasanganmu seperti itu? Hati-hati ya!

2. Suka Pinjam Uang

Nah, ketika kamu sudah luluh dan “bucin”, ia pun akan melancarkan aksinya. Di awal-awal, ia mungkin akan memintamu membelikan barang atau hal-hal yang ia inginkan. Eh tapi lama-lama, ia berani meminjam uangmu.

Meminjam uang sekali dua kali memang tidak apa-apa, tapi kalau sudah berkali-kali dan tidak pernah diganti, kamu harus waspada ya!

3. Suka Pinjam Akun PayLater

Atas dasar cinta dan kepercayaan, mungkin kamu akan tetap mempercayai mulut manisnya dan ikhlas meminjamkan uang kepadanya. Tapi, ketika ia mulai berani meminjam akun PayLater-mu, segera mundur seribu langkah, deh!

Bukannya suuzon, tapi coba buka mata, pikiran, dan hati kamu lebar-lebar, apakah perilaku itu baik untuk dilakukan? Bayangkan, uangmu yang dipinjam saja belum diganti, ini sudah mau tambah lagi pinjam akun PayLater? Duh, bukannya tenang dan bahagia, malah dihantui oleh utang.

Hindari Love Scamming dengan Cara Ini

Tenang, love scamming bisa dihindari, kok! Misalnya, dengan berhati-hati dalam mengunggah konten di media sosial, baik itu foto, video, atau bahkan kata-kata. Sebab, postingan kamu di media sosial itulah yang menjadi pintu pertama oknum-oknum tersebut menemukanmu. Maka, bijaklah dalam menggunakan media sosial.

Namun, bukan berarti kamu tidak boleh menggunakan media sosial, ya. Hanya saja, kamu tetap harus waspada dan berhati-hati, terutama ketika diajak berkenalan dengan seseorang. Kenalilah identitas, foto, hingga unggahan orang yang mengajak berkenalan denganmu melalui media sosial. 

Masih Banyak Pasangan yang Lebih Baik

Sadar! Jangan sampai kamu dibutakan oleh cinta! Di luar sana, masih banyak kok perempuan atau laki-laki yang lebih baik. 

Karena pasangan yang baik itu akan membuatmu menjadi pribadi yang lebih baik lagi bahkan maju bersama. Kalau dimanfaatkan seperti tadi? Bukannya maju, malah mundur. Bukannya untung, malah buntung.

Baca juga Artikel Lainnya:

Similar Posts