bisnis beras

Cara Memulai Bisnis Beras dengan Tepat dan Mudah

No comments

Beras menjadi kebutuhan utama dalam pangan masyarakat Indonesia. Di antara banyak pilihan, nasi ialah asupan pokok sebagai pemenuhan karbohidrat yang paling diminati. 

Padi (Poaceae) dibawa ke kawasan Nusantara oleh pendatang Indocina dan India pada tahun 1500 SM (Sebelum Masehi). Sehingga bisa dikatakan, tanpa penjajahan, padi dan beras tak akan ikut tiba ke Indonesia dan menjadi makanan pokok pilihan.

Sementara itu, kini roti, mie, bihun, sagu, ubi, kentang, ketela, dan jagung telah menjadi opsi alternatif lain untuk makanan pokok di negeri ini. Namun tak ada yang mengalahkan popularitas nasi.

Nasi kerap diolah menjadi dengan berbagai resep dengan racikan bumbu yang lezat dan menarik. Berbagai menu seperti nasi kuning, nasi kebuli, nasi uduk, nasi goreng, dan lainnya kerap menjadi santapan masyarakat sehari-hari.

Peluang Emas Berbisnis Beras

Seperti diketahui, Indonesia tercatat sebagai negara yang mengonsumsi beras paling banyak di dunia. Rakyat Nusantara membutuhkan lebih dari 100 kg per kapita setiap tahunnya. Itulah sebabnya nasi dan beras akan selalu dicari sebagai komoditas pasar yang tinggi.

Fakta ini menjadikan bisnis jual beras sebagai salah satu ladang usaha yang menjanjikan. Apalagi jika mengingat beras kerap dianggap sebagai simbol keberhasilan ekonomi dan juga kemakmuran.

Dengan menggunakan peluang emas tersebut, bukan tak mungkin jika berbisnis beras dapat mendatangkan keuntungan besar bahkan jika dilakukan dari rumah sekalipun. Bagi kamu yang tertarik untuk mulai berbisnis beras, ada beberapa hal dan persiapan yang perlu diperhatikan.

1. Temukan Pemasok yang Tepercaya

Seperti berbagai jenis bisnis pada umumnya, pengelolaan yang baik akan menjadi kunci dari keberhasilan. Tak hanya penting untuk melakukan pembukuan yang terorganisir layaknya usaha toko kelontong/ sembako. Ada beberapa hal operasional yang perlu ditata dengan baik. 

Dengan modal secukupnya, kamu dapat mulai dengan menjadi distributor/ supplier beras dari rumah. Jika menjadi produsen yang harus membuka penggilingan padi dan gabahnya, tentu akan membutuhkan modal teramat besar. Maka opsi menjadi supplier menjadi lebih memungkinkan jika dana yang tersedia tidak banyak. 

Pastikan kamu memilih distributor yang selalu menyediakan stok beras yang berkualitas tinggi.

2. Beras Curah dan Beras Kemasan

Kamu dapat memilih penjualan beras curah atau kemasan karena keduanya mempunyai pangsa pasar tersendiri. Persiapan berjualan beras kemasan akan memakan proses yang lebih kompleks bila dibandingkan dengan beras curah. 

Kamu dapat menyiapkan plastik kemasan khusus yang telah disablon dengan berbagai ukuran jual dan telah diberi merek sebelumnya. Dari segi modal, bisnis beras kemasan akan membutuhkan dana lebih besar.

3. Beragam Jenis Beras Pilihan

Terdapat beragam jenis beras yang tersedia di pasaran. Salah satu yang paling diminati ialah yang teksturnya pulen dengan aroma nan wangi. Ada juga yang bulir-bulirnya lebih lonjong, dengan rasa yang lebih gurih, bahkan tidak akan lengket di peralatan masak ketika diolah.

Beberapa jenis beras dengan permintaan pasar yang tinggi ini memiliki mutu tinggi, sehat, lezat dan tentunya terbaik. Di antaranya ialah beras Setra Ramos, IR42, C4, IR64, beras jepang, beras merah, Menthik Wangi, Pandan Wangi, dan Rojolele.

Sementara itu, sejumlah beras yang juga sering dicari ialah beras ketan, beras hitam, beras merah, hingga beras coklat. Beraneka beras organik seperti Eka Farm Beras Coklat, Nutrice Beras Susu Low IG, Oryzae Beras Mix, Nusa Beras Hitam, Pure Green, Tropicana Slim Beras Merah, Jagapati Beras Merah, dan (Luceli) Beras Hotel Kepala Super juga patut dijadikan opsi. 

4. Perhatikan Kualitas dan Standar Beras

Pilihlah sejumlah jenis beras yang sekiranya akan cocok untuk dijual. Umumnya, permintaan target market akan diketahui beberapa lama setelah usaha dimulai. 

Namun waspadai beras yang dijual dengan harga lebih rendah. Pasalnya, banyak beras yang dijual dengan mutu rendah dan membahayakan kesehatan. Waspadai beras yang menggunakan pewangi, pemutih, atau berbahan plastik.

Oleh sebab itu, jangan mudah tergoda dengan tawaran harga yang jauh lebih murah. Tetap perhatikan kualitas dan standar beras yang disediakan. Dengan demikian, calon konsumen tak akan merasa dirugikan atau tertipu. Sebaliknya, mereka dapat berpotensi untuk menjadi pelanggan tetap lantaran produk yang dijual berkualitas dan terjamin mutunya.

5. Menyasar Target Market yang Jelas

Keunggulan dari bisnis beras kemasan berhubungan dengan target market yang disasar. Beras kemasan akan tampak lebih modern dan kekinian sehingga umumnya akan menarik calon pembeli dari kalangan anak muda.

Lain halnya dengan beras curah yang lebih umum dan merakyat. Adapun untuk penjualan beras curah sendiri, kamu hanya akan perlu mempersiapkan timbangan lengkap sebagai alat penakarannya. 

6. Kelola Stok dengan Tepat

Di awal bisnis, ada baiknya untuk tidak terlalu banyak menimbun stok. Pasalnya, stok beras yang terlalu lama tertimbun dan disimpan dapat berubah menjadi tak segar lagi. Hindari penimbunan berlebihan agar tak menimbulkan rugi akibat beras tak terjual di kemudian hari.

Hal ini dilakukan juga sebagai solusi agar beras yang disimpan tidak berada terlalu lama dalam gudang, yang akhirnya malah akan menyebabkan kerugian. Secara bertahap, kamu dapat menambah stok beras dalam gudang penyimpanan jika bisnis sudah berjalan lebih lama.

Tips Meraup Keuntungan dari Bisnis Jual Beras

Menentukan segmentasi pasar yang tepat dan jelas dapat menjadi fondasi sebuah bisnis. Jika bisnismu tepat sasaran, niscaya pengelolaannya pun dapat berlangsung tepat sasaran. Alhasil, kamu pun dapat memilih strategi marketing yang cocok untuk diterapkan di manajemen usaha. 

Menyasar pangsa pasar juga dapat meningkatkan kesempatan terjadinya transaksi penjualan. Cara promosi, pengemasan, pemilihan jenis beras, hingga harga yang tepat juga akan ikut terpengaruh dibuatnya. 

Sertakan pula berbagai promosi yang inovatif juga dapat mendongkrak angka penjualan. Tingkatkan mutu pelayanan toko dengan bersikap ramah kepada pembeli. Pastikan mereka nyaman dengan pelayanan tokomu.

Kamu juga wajib membandingkan harga dengan pesaing yang ada. Tetapkan harga sewajarnya dan jangan terlalu mahal, dengan demikian pelanggan tetap setia membeli di tokomu. Ciptakan juga hubungan yang baik dengan pemasok beras lainnya demi kemudahan dan kelancaran pengembangan usaha yang dimiliki. 

Demikian sejumlah informasi dan cara seputar memulai bisnis jual beras dari awal. Selamat mencoba dan semoga bisnismu berjalan dengan lancar dan laku keras.

Baca Juga Artikel Lainnya:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.