E-commerce menjadi tempat yang nyaman dan efisien untuk berbelanja. Apapun yang diinginkan bisa didapatkan di e-commerce, mulai dari belanja baju, keperluan rumah, makanan, bahan mentah, hingga barang automotif sekalipun.
Sudah dapat dipastikan di dalam HP-mu ada beberapa aplikasi e-commerce yang menunggu untuk dibuka kapan pun dan di mana pun kamu berada. Belanja secara online sudah menjadi kebiasaan bagi kebanyakan orang.
Sayangnya, kebiasaan ini tidak luput dari mata para penipu. Banyak sekali celah bagi mereka untuk menjadikanmu korban, apalagi jika kamu tidak menyadarinya. Nah, agar kamu lebih aware sama penipuan yang ada di e-commerce, yuk ketahui dulu fakta menarik tentang penipu yang beredar di tempat belanja online ini.
5 Fakta Menarik tentang Penipu di E-commerce
1. Memiliki Banyak Kartu Kredit
Fakta menarik yang pertama customer memiliki banyak kartu kredit dari bank yang berbeda-beda. Biasanya, customer ini merupakan seorang penipu. Hal ini patut diwaspadai karena kartu kredit tersebut bisa jadi bukanlah miliknya.
Bisa-bisa terdapat tagihan gaib yang muncul pada kartu kredit nasabah yang tidak melakukan transaksi apa-apa. Nasabah yang dicuri informasi kartu kreditnya pun dirugikan. Sudahlah datanya bocor dan disalahgunakan, ia pun mendapatkan tagihan gaib yang tidak diketahuinya.
2. Tidak Menyukai Huruf Kapital
Jika kamu mendapatkan tagihan belanja di e-commerce, jangan hanya membaca tagihannya. Namun, kamu perlu mencermati berbagai aspek, seperti nomor rekening atau Virtual Account, dari mana kamu mendapatkannya, nominal tagihan, barang yang dibeli, dan sebagainya. Semua mungkin sudah terlihat normal, tetapi ada satu hal yang mungkin tidak disadari oleh kamu, yaitu bentuk tulisannya.
Sebaiknya, kamu mencermati ulang bagaimana tulisan pada tagihan dituliskan. Jika tidak ada penggunaan huruf kapital pada tagihan, waspadalah. Pastikan juga apakah bahasa serta penulisan kata-kata sudah benar atau belum. Biasanya, tagihan yang resmi akan dituliskan secara benar dan sesuai dengan aturan. Jika tidak, janganlah percaya dengan tagihan tersebut, apalagi lanjut membayarnya.
Lakukan pembayaran hanya dari apa yang tertera pada aplikasi. Pastikan untuk mendapatkan Virtual Account hanya dari aplikasi agar semua transaksimu lancar. Jika ada yang memberikan Virtual Account di luar aplikasi, jangan dihiraukan alias didiamkan saja.
3. Selalu Bergerak, Meskipun di Dunia Virtual
Penipu pasti memiliki bank atau kumpulan informasi dari nasabahnya. Dengan begitu, ia tidak mungkin akan tetap pada satu korban. Penipu pasti akan terbergerak secara virtual agar jejaknya tidak mudah dilacak.
Bagaimanapun juga dunia virtual pasti meninggalkan jejak. Makin lama seorang penipu terpaku pada satu korban, makin banyak pula jejak yang ia tinggalkan.
4. Sangat Menyukai Alamat Email Sekali Pakai
Penipu dapat membuat alamat email dengan menggunakan random generator dan bisa jadi email-email tersebut dibuat serupa. Biasanya, email yang dibuatnya memiliki setidaknya 2 angka di dalamnya. Misalnya, seorang penipu memiliki email blablabla12@gmail.com dan kemungkinan besar ia juga memiliki email blablabla13@gmail.com.
Email-email inilah digunakan oleh para penipu untuk melakukan penipuan. Jika penipuan sudah dilakukan menggunakan 1 email, penipu akan menggantinya ke email lainnya dan tidak menggunakan email yang sudah pernah digunakan.
5. Tukang Begadang
Pernahkah kamu mengetahui bahwa kasus-kasus penipuan e-commerce umumnya dilakukan pada malam hari? Biasanya, di antara jam 2–4 dini hari. Kenapa demikian?
Pada jam segitulah biasanya orang-orang sudah tertidur sehingga para penipu pun dapat bertindak seluwes mungkin dan dengan mudah. Para penipu pun mengetahui bahwa tidak mungkin ada transaksi atau aktivitas pada e-commerce pada jam tersebut.
Jika demikian, segera lakukan penggantian informasi pribadi yang tertera pada akun e-commerce dan juga perbankanmu.
Ketahui Faktanya dan JAGA Dirimu
Berbelanja di e-commerce memang menyenangkan, tapi jangan sampai kamu tidak memperhatikan transaksi yang kamu lakukan, ya! Hal ini tentu akan membuat kamu lebih aware dengan berbagai transaksi yang masuk menggunakan akunmu. Nah, dengan mengetahui fakta menarik penipu di e-commerce diharapkan kamu dapat mengetahui “jalan pikir”-nya.
Baca juga Artikel Lainnya: