Sering Terjadi dalam Keseharian, Simak Apa Saja Modus Penipuan yang Menghantuimu

No comments

Saat ini, modus penipuan makin beragam dan canggih. Bahkan berbagai aksi penipuan ini sering kali terjadi dalam keseharian kamu, baik secara langsung ataupun online.

Maka dari itu, membekalkan diri dengan cara mengetahui modus penipuan apa saja yang dalam keseharian kita itu penting. Dengan informasi akan modus-modus tidak terpuji ini, kita tidak akan menjadi korban penipuan. Berikut ini adalah modus-modus penipuan yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Modus Penipuan yang Terjadi dalam Kehidupan Sehari-hari

1. Penipuan Spam Call

Penipuan ini makin marak terjadi, biasanya penipu akan mengaku sebagai call center dari bank. Namun perlu diketahui bahwa para penipu yang mengaku sebagai pihak bank ini tidak menggunakan nomor yang resmi. Selain itu mereka juga sangat sering melakukan panggilan dengan nomor yang sama beberapa kali.

Modus yang paling umum adalah penipu menawarkan kartu kredit, asuransi, atau hadiah dari pihak bank kepada kamu sebagai nasabah. Kemudian mereka akan meminta data pribadi sebagai langkah “verifikasi data”. Padahal ini adalah salah satu langkah yang mereka lakukan untuk membobol rekening milikmu.

2. Penipuan Melalui WhatsApp

Penipuan melalui aplikasi mengirim pesan ini sudah menjadi sasaran empuk para penipu bila kamu tidak berhati-hati. Biasanya bentuk penipuan di WhatsApp dapat berupa undangan digital, pengiriman kurir palsu, kode verifikasi, tautan (link) palsu, dan bahkan meniru orang yang dikenal.

Melalui WhatsApp, berbagai penipuan online seperti phishing atau ransomware dapat terjadi. Tidak hanya itu, penipu juga dapat meniru orang terdekat untuk meminta sejumlah uang dalam keadaan darurat. Oleh karena itu, jangan pernah percaya bila menerima pesan WhatsApp dari nomor yang tidak dikenal.

3. Penipuan Melalui Online Shopping

Online shopping sudah menjadi bagian dari masyarakat. Kemudahan yang ditawarkan berbelanja online membuat sarana ini dipakai hampir setiap orang. Tidak heran para penipu juga banyak melancarkan aksinya di sini.

Para penipu dapat membuat akun toko palsu untuk mendapatkan data nasabah. Biasanya modus ini berkedok harga produk yang murah, meminta alamat atau data yang lebih penting untuk bisa melanjutkan pemesanan, serta sudah membayar namun barang tidak dikirim.

4. Penipuan Tiket Konser

Jenis penipuan ini cenderung cukup sulit untuk dideteksi. Modus ini biasanya berbentuk penjualan tiket konser secara perorangan atau melalui layanan jastip (jasa titip). Penipu akan mengaku sudah memiliki tiket dan ingin menjual tiketnya dengan alibi tidak bisa hadir saat konser. Setelah itu, beberapa korban atau pembeli akan mentransfer sejumlah uang untuk membeli tiket tersebut, namun ternyata tiket tersebut palsu.

Korban modus penipuan ini biasanya orang-orang yang sangat ingin menonton konser sehingga mereka rela membayar tiket yang dijual penipu tersebut. Walau sudah melakukan pencegahan seperti foto KTP atau meminta bukti digital tiket, tetap saja penipu dapat lolos. Oleh karena itu, belilah tiket digital dari layanan jasa titip atau orang yang kamu percayai saja.

5. Tawaran Pekerjaan Freelance

Modus ini juga sering terjadi belakangan ini, khususnya saat orang-orang sulit mencari pekerjaan. Penipu akan membuat grup WhatsApp atau Telegram dan menawarkan pekerjaan berbentuk paruh waktu atau freelance. Alibi yang ditawarkan oleh para penipu berupa pekerjaan mudah namun bayarannya cukup tinggi.

Biasanya, penipu akan mengarahkan korban untuk melakukan berbagai “misi” atau pekerjaan yang mudah seperti subscribe YouTube atau like postingan Instagram dan korban akan diberikan imbalan tinggi. Setelah beberapa kali, penipu akan meminta deposit atau setoran untuk melanjutkan ke “misi” selanjutnya. Dari sinilah penipuan terjadi, karena saat korban melakukan setoran, uangnya tidak akan kembali dan “misi” tidak diberikan.

Penipuan Dapat Terjadi di Mana Saja, Bahkan Tiap Hari Ada di Dekat Kamu

Itulah beberapa modus penipuan yang sering terjadi dalam keseharian. Untuk menghindarinya, jangan pernah percaya pada nomor atau orang yang tidak dikenal. Kamu juga jangan terpikat dengan penawaran atau kemudahan dengan imbalan yang tinggi.

Bekali diri dengan segala informasi jenis penipuan dan cara JAGA diri dari hal-hal tersebut. Dengan begitu, penipu tidak akan bisa menipu kamu.

Baca Juga Artikel Lainnya: