Hal-hal yang Bikin Kamu Susah Kaya!

Simpel, 7 Kebiasaan Sederhana Ini Ternyata Mampu Buat Tagihan Listrik Lebih Hemat

No comments

Pandemi virus Korona sekarang ini memang mendesak mayoritas masyarakat untuk terus beraktivitas di dalam rumah saja. Kebijakan PSBB dan juga anjuran untuk bekerja dari rumah atau work from home mengharuskan masyarakat untuk tidak keluar rumah tanpa ada tujuan yang penting atau genting. 

Alhasil, karena biasanya menggunakan komputer dan laptop untuk bekerja di kantor diubah menjadi di rumah, tak sedikit masyarakat yang mengeluh tagihan listrik membengkak tajam. Memang, meningkatnya tagihan listrik utamanya diakibatkan oleh semakin banyaknya aktivitas yang dilakukan di dalam rumah.

Meski begitu, dalam jangka panjang, pengeluaran untuk membayar tagihan listrik yang meningkat tentu dapat berimbas buruk pada kondisi keuangan. Jadi, cepat atau lambat, Anda harus bisa mencari cara agar bisa menekan penggunaan listrik di dalam rumah agar kondisi keuangan tetap terjaga.

Lantas, apa sajakah cara atau kebiasaan yang bisa Anda lakukan untuk menghemat penggunaan listrik agar tidak boros di rumah? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, simak 7 kebiasaan sederhana yang bisa Anda lakukan agar tagihan listrik menjadi lebih hemat berikut ini. 

  1. Cabut Kabel Listrik dari Colokan saat Tidak Digunakan

Tak sedikit masyarakat Indonesia yang terbiasa membiarkan kabel listrik tetap tertancap pada stop kontak saat tidak digunakan. Padahal, hal sepele ini akan secara kontinyu meningkatkan penggunaan listrik dan membuat tagihannya membengkak. Untuk setiap jam kabel listrik tidak dicabut dari colokannya, daya listrik yang terpakai bisa mencapai 1 watt.

Oleh karena itu, cobalah untuk membiasakan mencabut colokan alat elektronik setiap kali selesai menggunakannya. Dengan begitu, tagihan listrik Anda di bulan berikutnya akan menjadi lebih hemat dan terjangkau. 

  1. Coba Beralih Menggunakan Lampu LED

Penggunaan lampu di dalam rumah barangkali menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari. Khususnya saat malam hari, lampu menjadi barang elektronik yang biasanya akan dibiarkan menyala dalam waktu lama dan terus menyedot listrik. Karena penggunaannya yang tidak bisa dihindari, maka coba mengganti penggunaan bola lampu yang biasa menjadi lampu berteknologi LED. 

Cukup signifikan, penggunaan lampu LED ternyata mampu menurunkan penggunaan energi listrik hingga 90%. Selain itu, lampu LED juga memiliki daya tahan yang lebih lama, yakni hingga 20 ribu jam penggunaan, jika dibandingkan dengan bola lampu pada umumnya. Jadi, mungkin inilah saat yang tepat untuk mengganti lampu di rumah Anda menjadi lampu LED agar lebih menghemat penggunaan listrik. 

  1. Bijak Menyalakan AC

Bagi Anda yang tinggal di wilayah yang cukup panas, khususnya di perkotaan besar, AC menjadi alat elektronik yang penting. Dengan menyalakan AC, ruang di rumah akan menjadi lebih sejuk dan nyaman untuk digunakan bekerja. Namun, di sisi lain, penggunaan AC dalam waktu yang lama mampu meningkatkan tagihan listrik secara signifikan. 

Oleh sebab itu, diperlukan sikap bijak dari penghuni rumah agar tidak menyalakan AC secara berlebihan. Sebagai contoh, untuk pemakaian di malam hari saat tidur, usahakan untuk memasang timer 6 hingga 8 jam agar AC dapat mati secara otomatis. Sedangkan di siang hari, atur suhu AC sekitar 22 sampai 25 derajat agar daya listrik yang digunakan lebih efektif. 

  1. Stop Kebiasaan Mencharge Smartphone Semalaman

Dianggap praktis, tak sedikit orang yang terbiasa mengisi daya baterai smartphone saat tidur agar bisa langsung digunakan di pagi hari. Namun, kebiasaan ini dapat membuat penggunaan listrik menjadi terbuang sia-sia. 

Walaupun kebanyakan charger HP saat ini memiliki teknologi penghentian otomatis, namun mencharge HP semalaman dapat membuat listrik terus tersedot dan mengurangi masa awet gawai. Jadi, tidak ada salahnya untuk menghentikan kebiasaan ini untuk menghemat listrik dan menjaga daya tahan smartphone. 

  1. Kurangi Menyalakan Lampu saat Siang Hari

Penting bagi Anda untuk bisa menata rumah agar cukup mendapatkan natural lighting yang cukup. Sebab, dengan melakukan hal ini, Anda bisa mengurangi penggunaan lampu saat siang hari dan hanya menggunakan pencahayaan natural dari sinar matahari saja. Selain itu, dengan memiliki ventilasi dan jendela yang cukup, aliran udara di rumah juga akan menjadi lebih fresh dan lebih nyaman digunakan untuk bekerja atau beraktivitas lainnya. 

  1. Hindari Penggunaan Air Panas dari Water Heater

Mandi dengan air panas bagi sebagian orang mungkin menjadi kebiasaan yang dilakukan setiap hari karena pulang kerja saat malam hari. Nah, di masa pandemi ini, tidak ada salahnya untuk mengurangi kebiasaan tersebut dan mandi hanya dengan air dingin karena bisa memilih sendiri waktu untuk mandi.

Akan tetapi, jika Anda tetap tidak bisa menghentikan kebiasaan tersebut, atur temperatur suhu pada water heater agar tidak terlalu panas, sebagai contoh, di temperatur 120 derajat celsius saja. Walaupun tidak terlalu memberi dampak yang berbeda pada suhu air, menurunkan temperatur ini mampu menekan penggunaan listrik mencapai 10 %. Jadi, cukup hemat, bukan?

  1. Jangan Isi Kulkas hingga Penuh

Barang elektronik terakhir yang pasti dibiarkan tetap menyala setiap saat adalah kulkas agar makanan dan minuman di dalamnya lebih awet. Agar daya listrik kulkas menjadi lebih hemat, usahakan untuk tidak mengisi kulkas terlalu penuh karena mesinnya akan bekerja lebih berat. 

Tidak hanya itu, kurangi pula kebiasaan membuka-tutup pintu kulkas karena mesinnya akan bekerja lebih keras lagi untuk menyesuaikan suhu. Jadi, agar bisa lebih menghemat listrik, isi kulkas secukupnya dan hentikan kebiasaan membuka-tutup pintu kulkas yang kurang perlu.

Katakan Selamat Tinggal untuk Tagihan Listrik Mahal di Masa Pandemi

Membengkaknya tagihan listrik di masa pandemi ini mungkin dirasakan oleh hampir semua kalangan masyarakat. Banyaknya aktivitas yang kini harus dilakukan di rumah, termasuk pekerjaan, belajar, dan refreshing, membuat pemakaian listrik menjadi tidak terhindarkan. Nah, dengan melakukan 7 tips yang telah di atas, penggunaan listrik di rumah dapat ditekan dan membuat tagihannya semakin terjangkau. 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.