Apa Itu Diet Keto? Diet Paling Efektif untuk Turunkan Berat Badan

No comments

Pernah dengar tentang apa itu diet Keto? Diet jenis ini disebut-sebut efektif untuk menurunkan berat badan dalam waktu yang relatif singkat. Benarkah demikian?

Buat yang penasaran dengan diet jenis ini dan ingin mencoba tapi masih ragu, simak dulu yuk rangkuman tentang apa itu diet keto. 

Sekilas Tentang Apa Itu Diet Keto

diet keto

Sekilas, diet Keto tak jauh berbeda dengan diet rendah karbo lainnnya, seperti diet DEBM, diet Atkins, dan sebagainya. Diet tersebut dilakukan dengan cara mengurangi asupan karbohidrat dan menggantinya dengan memperbanyak konsumsi lemak serta protein yang lebih tinggi.

Tujuannya, agar tubuh bisa mencapai suatu fase yang disebut ketosis. Pada fase ketosis, tubuh akan mengambil lemak yang tersimpan di dalam tubuh untuk kemudian diubah menjadi energi. Di dalam organ hati, lemak juga diubah menjadi senyawa keton, dengan begitu bisa memberikan asupan energi yang cukup untuk jaringan otak.

Ketosis sendiri sebenarnya merupakan suatu kondisi ketoasidosis yang terbilang sangat ringan, yaitu suatu kondisi atau fase berbahaya yang dialami sebagian orang yang umumnya memiliki masalah diabetes tipe 1.

Meskipun terjadi pro kontra terhadap diet Keto, sejumlah studi menunjukkan bahwa diet ini tergolong efektif dan juga aman untuk dilakukan, terlebih untuk para penderita obesitas atau berat badan berlebihan. Termasuk untuk mengontrol kadar gula dalam darah bagi penderita diabetes.

Diet Keto dan Manfaatnya

Dalam diet Keto, jumlah asupan kalori yang direkomendasikan untuk dikonsumsi sekitar 2000 kkal per hari. Jumlah tersebut kemudian dibagi kembali menjadi beberapa porsi, yakni lemak 55-60 persen, protein 30-35 persen dan porsi karbohidrat sekitar 5-10 persen.

Berdasarkan riset yang dilakukan para ahli, diet Keto memiliki sejumlah manfaat baik bagi tubuh. Berikut beberapa diantaranya.

1. Menjaga Kadar Gula dalam Darah Tetap Terkontrol

Pilihan diet ini sangat direkomendasikan karena mampu membuat kadar gula darah penderita diabetes lebih terkontrol, terutama untuk diabetes dengan tipe 2. Selama, jenis lemak yang dikonsumsi berasal dari jenis lemak sehat, seperti lemak dari kacang-kacangan, ikan salmon, dan alpukat.

Jumlah asupan karbohidrat yang rendah, tetapi tinggi lemak dipercaya mampu meningkatkan kinerja tubuh, terutama menyimpan sekaligus memproses energi. Kondisi tersebut yang kemudian membuat gejala diabetes lantas berkurang.

Agar para penderita diabetes tetap terkontrol kondisinya pada saat menjalankan diet keto, disarankan untuk memeriksa kadar gula dalam darah secara rutin setiap hari. Hal ini dilakukan agar kadar gula dalam darah penderita tidak terlalu rendah. Selain itu, perlu dilakukan pengujian pada tingkat keton agar menghindari terjadinya ketoasidosis.

2. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Manfaat dari diet keto selanjutnya yang dijalankan dengan meningkatkan asupan lemak sehat disebut-sebut mampu menurunkan risiko munculnya penyakit jantung. Diduga, aktivitas diet yang mengurangi asupan karbo dan mengganti dengan lemak mampu menekan kadar insulin dalam tubuh. Dengan begitu, kolesterol yang diproduksi dalam tubuh pun juga turut menurun. Kondisi ini kemudian berimbas pada menurunnya risiko munculnya penyakit yang berhubungan dengan kardiovaskular, seperti hipertensi dan jantung.

3. Membuat Gejala Epilepsi Menurun

Menurut beberapa riset, diet keto ternyata juga mampu membuat gejala epilepsi berkurang, terutama pada anak-anak. Diet semacam ini terbilang sangat efektif, terutama untuk anak-anak yang memiliki gejala epilepsi berat dan sulit ditangani menggunakan pengobatan biasa.

Riset yang dilakukan pada kurang lebih 150 anak yang menderita epilepsi menunjukkan efek positif. Setelah menjalani pola diet keto kurang lebih selama setahun, hampir setengahnya mengalami penurunan untuk frekuensi kejang sekitar 50%.

4. Mengurangi Gangguan di Sistem Saraf 

Tak hanya bagus untuk penderita epilepsi, metode diet ini juga diyakini mampu mendukung penanganan gangguan pada sistem saraf, seperti masalah gangguan tidur, Alzheimer, hingga penyakit Parkinson. 

Diduga, hal ini muncul karena keton yang tubuh hasilkan untuk mengurai lemak untuk diubah menjadi sumber energi. Hal tersebut kemudian, mampu membuat jaringan sel otak selalu terlindungi dari kerusakan.

Selain itu, diet keto pun bisa memberikan sejumlah manfaat lainnya, seperti mengatasi masalah jerawat, membantu menangani PCOS, hingga menghambat perkembangan sel kanker. Bukan itu saja, metode diet satu ini pun juga membantu menghambat terjadinya peradangan akibat asam urat.

Diet Keto dan Efek Sampingnya

Tidak satupun metode diet di dunia yang tak berisiko, termasuk diet keto. Berikut risiko yang bisa saja muncul dan terjadi ketika menjalankan diet keto, antara lain.

1. Kekurangan Gizi 

Efek samping yang pertama dan kerap dialami saat menjalani diet Keto adalah tubuh mengalami kekurangan gizi.  Hal ini akibat tubuh kekurangan asupan karbohidrat, termasuk juga gandum utuh, buah-buahan, biji-bijian, kacang-kacangan, serta jenis-jenis sayuran kaya karbohidrat. Selain itu, tubuh juga bisa mengalami defisiensi mineral selenium, fosfor, magnesium, hingga vitamin B dan C.

2. Gangguan pada Organ Ginjal

Diet keto yang dijalankan secara berlebihan bisa memicu masalah pada organ ginjal, akibat beban kerja meningkat. Hal ini terjadi ketika tubuh terus-menerus mengkonsumsi protein dengan porsi berlebih dalam jangka yang panjang. 

3. Ketoasidosis

Efek samping selanjutnya yang bisa saja muncul saat menjalani diet Keto adalah ketoasidosis. Hal ini terjadi ketika tubuh terlalu banyak menghasilkan senyawa keton sehingga membuat darah terlalu asam. Kondisi tersebut sangat berbahaya jika tak segera ditangani secara serius karena bisa mengakibatkan gangguan serius pada fungsi organ ginjal dan hati.

4. Konstipasi

Efek samping yang paling sering terjadi saat menjalani diet Keto selanjutnya adalah masalah konstipasi atau gangguan pencernaan. Hal ini terjadi karena asupan serat yang diterima oleh tubuh sangat rendah. Hal ini membuat proses metabolisme dalam sistem pencernaan menjadi terganggu.

5. Suasana Hati Gampang Berubah-ubah

Saat pertama kali mencoba diet Keto, efek pertama yang mungkin akan muncul adalah perubahan suasana hati dan terkadang disertai dengan linglung. Agar bisa bekerja secara optimal, otak membutuh asupan gula yang cukup. Ketika seseorang tengah menjalankan diet Keto yang notaben rendah karbohidrat, hal ini dapat memicu seseorang mengalami kebingungan dan gampang marah.

Menu Diet Keto yang Perlu Diperhatikan

Dalam menu diet Keto, pada dasarnya kamu harus mengurangi asupan karbohidrat dan menggantikannya dengan lemak dan protein. Berikut beberapa jenis makanan yang harus dihindari dalam menu diet.

  • Nasi putih, sereal, pasta, dan produk-produk dari olahan gandum.
  • Umbi-umbian, termasuk ubi dan kentang serta sayuran dari akar-akaran, seperti wortel.
  • Semua jenis buah kecuali jenis buah beri, misalnya bluberi, raspberry, dan stroberi.
  • Minuman beralkohol.
  • Lemak tak sehat dari mayonaise atau minyak sayur.
  • Minuman dan makanan manis, seperti permen, kue, es krim, jus buah serta minuman bersoda.
  • Biji-bijian dan kacang-kacangan, seperti kacang merah, kacang polong, dan buncis.
  • Kecap dan saus, terutama yang banyak mengandung lemak tak sehat dan tinggi gula.

Lantas, makanan seperti apa yang jadi gantinya? Sebagaimana disebutkan bahwa metode diet ini meningkatkan asupan lemak dan protein, maka jenis makanan yang dianjurkan juga harus demikian. Berikut beberapa bahan makanan yang perlu ada dalam menu diet Keto.

  • Daging merah, kalkun, ayam, sosis,, dan juga produk turunan daging lainnya.
  • Telur kaya omega 3.
  • Ikan tuna, makarel, dan salmon.
  • Keju, krim, dan mentega.
  • Sayuran hijau, brokoli, tomat, cabai, bawang putih, paprika, dan jenis sayuran lainnya yang rendah karbo.
  • Kacang dan juga biji-bijian, misalnya almond, wijen, kenari, biji chia, dan juga biji labu.
  • Buah alpukat dan beri, baik dikonsumsi secara langsung maupun diolah lebih dulu.
  • Minyak kelapa, minyak zaitun, atau minyak alpukat.
  • Garam, kayu manis, merica, jahe dan rempah-rempah alami lainnya.
  • Dark Chocolate.

Rekomendasi Menu Diet Keto 

Setelah mengetahui apa saja makanan yang dianjurkan dan dilarang dalam diet Keto, saat untuk mulai menerapkannya. Berikut contoh menu diet Keto yang bisa kamu coba di rumah.  

Hari Pertama

Awali sarapan pagi dengan omelet telur yang ditambahkan keju cheddar, tomat, dan bayam. Untuk makan siang, pilih sup daging yang dimasak dengan potongan tahu dan kembang kol. 

Sementara untuk makan malam, pilih udang panggang yang dibumbui dengan rempah-rempah dan bawang putih lalu diolesi mentega. Nah, untuk camilan, bisa pilih keju, buah stroberi, mentimun, dan juga batang seledri.

Hari Kedua

Pilih sarapan dengan omelet jamur ditambah brokoli dan juga paprika. Lalu, untuk menu makan siang, siapkan salad telur dengan alpukat, selada, dan bawang bombai.

Untuk pilihan menu makan malamnya, bisa dengan dada ayam yang dipanggang dan kembang kol rebus atau kubis. Sedangkan untuk camilannya bisa pilih kacang, keju, atau paprika.

Hari Ketiga

Menu sarapan, siapkan orak-arik telur, tumis kacang dan buncis. Saat makan siang, bisa dengan salad ayam dan tomat, alpukat, mentimun, kacang almond, dan juga bawang bombai.

Sedangkan untuk menu makan malam, bisa pilih semur daging dan jamur, seledri, bawang bombai, dan juga kaldu sapi. Jika masih ingin ngemil, bisa buat smoothie blueberry dengan biji chia dan susu almond.

Hari Keempat

Siapkan sarapan dengan smoothie yang terbuat dari susu almond, buah stroberi, dan biji chia. Untuk menu makan siang, bisa siapkan salad udang dengan tambahan tomat, alpukat, keju, minyak zaitun, dan air perasan lemon

Sementara untuk makan malam, coba steak dari daging sapi yang dibumbui bawang putih dan olesan mentega, lalu tambahkan asparagus dan jamur sebagai pelengkap. Untuk camilannya, pilih biskuit, telur rebus, dan keju 

Pastikan untuk Menjalankani Diet Keto dengan Tepat

Nah, sekarang sudah paham apa itu diet Keto, bukan? Jika tertarik mencoba, kamu juga bisa mencobanya dengan menerapkan menu diet Keto yang sesuai. Poin pentingnya adalah, setiap metode diet punya kelebihan dan kekurangan tersendiri yang harus dipahami sebelum mulai menjalaninya, termasuk diet Keto.  

Oleh sebab itu, pastikan untuk berkonsultasi lebih dulu dengan ahli gizi atau dokter agar diet keto bisa lebih tepat dan maksimal hasilnya. Jangan hanya karena ingin ikut tren membuat kamu mengabaikan kesehatan diri sendiri.

Nah, kamu bisa belanja bahan-bahan untuk menu diet Keto kamu di merchant yang bekerja sama dengan Indodana, lho! Caranya simpel kamu hanya perlu mengunduh aplikasi Indodana dan nikmati layanannya serta berbagai promo menariknya!

Download App Pinjaman Indodana Sekarang!

Baca juga Artikel Lainnya:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.