Dalam era digital ini, pengiriman link menjadi jalan ninja pengguna media digital untuk menyebarkan informasi. Misalnya, teman kamu ingin menyebarkan konten website tertentu, pasti akan mengirimkannya dalam bentuk link atau kamu sedang melakukan pendaftaran sekolah secara online, pastinya akan masuk melalui link.
Nah, jika kamu membuka link yang diberikan tersebut, pernahkah kamu mengecek kembali kebenaran dan keamanan link-nya? Kebanyakan orang, tidak melakukan hal tersebut, apalagi jika link diberikan oleh orang yang dikenal atau pihak berwajib.
Namun, sangat jarang orang menyadari bahwa kebiasaan ini bisa saja dimanipulasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Sekarang ini, terjadi kasus penipuan dengan domain yang menyerupai situs resminya. Bagaimana kasus penipuan ini? Simak penjelasan berikut, ya!
Modus Penipuan Punycode Phishing
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, terdapat modus penipuan yang membuat suatu website palsu serupa dengan aslinya. Biasanya, perbedaannya terletak pada font yang digunakan. Modus penipuan ini adalah punycode phishing.
Seperti phishing pada umumnya, tujuan dari punycode phishing ini adalah untuk mendapatkan data pribadimu. Nah, modus penipuan ini menggunakan tautan sebagai medianya.
Biasanya, pihak yang memberikan tautan ini akan mengaku sebagai perwakilan perbankan atau perusahaan tertentu sehingga urgensi untuk menekan tautan tersebut akan terlihat olehmu. Jika sudah demikian, tentunya kamu secara tidak sadar akan menekan tautan yang diberikan tanpa melihat nama domain-nya.
Misalnya, ada pihak yang mengaku dari PT Bank It Aja. Berikut ini merupakan contoh perbandingan dari domain resmi dan palsu dari perusahaan tersebut.

Jika diperhatikan secara lebih teliti, font yang digunakan dalam kedua domain tersebut berbeda. Untuk lebih jelasnya, perhatikan huruf A yang digunakan.
Disclaimer: Domain yang digunakan di atas hanya sebagai contoh, bukanlah domain asli.
Tips Agar Tidak Tertipu Modus Punycode Phishing
Agar tidak tertipu dengan modus penipuan ini, ada baiknya kamu mengikuti beberapa tips berikut ini.
- Jangan langsung menekan tautan yang diberikan, terutama oleh pihak perbankan meskipun diberikan oleh orang yang mengaku dari instansi tersebut.
- Cari website resmi instansi yang dimaksud. Biasanya, website resminya akan muncul pada posisi teratas dalam mesin pencarian.
- Bandingkan bentuk tulisan domain asli dengan yang diberikan.
- Gunakan browser yang tepercaya dan ter-update sehingga keamanannya pun terjamin.
Modus Penipuan yang Sering Tidak Disadari
Manusia memang secara alami akan membaca kata yang diberikan sehingga tidak menyadari font yang digunakan pada kata tersebut. Maka, tidak heran jika terdapat orang yang tertipu penulisan domain yang berbeda dengan aslinya. Namun, kebiasaan ini perlu diubah dan mulailah mencermati bagaimana bentuk tulisannya.
Baca juga Artikel Lainnya:
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.