bisnis tanaman hias

Tips Mengembangkan Usaha Tanaman Hias

No comments

Sesuai dengan namanya, tanaman hias adalah istilah yang digunakan orang untuk mengelompokkan tanaman yang sengaja dipelihara untuk menghias ruangan atau suatu area.

Meskipun mengalami pasang surut, usaha tanaman hias masih tetap bertahan sejak lama. Dalam setiap kurun waktu yang tidak terduga, selalu muncul jenis tanaman hias yang menjadi trend baru di tengah masyarakat. Misalnya, jenis tanaman hias keladi kembali menjadi trend setelah sempat lama menghilang.

Kondisi tersebut membuat peluang-peluang baru dalam bisnis tanaman hias di Indonesia. Walaupun zaman berubah dan trend berganti, hal tersebut bukanlah kendala yang perlu dicemaskan oleh pelaku usaha tanaman hias. Karena bagaimanapun juga, perjalanan waktu telah membuktikan bahwa ketertarikan orang terhadap keindahan suatu tanaman tidak pernah pudar.

Tinggal bagaimana pelaku bisnis menyiasati perubahan trend, teknologi, maupun sosial budaya yang semakin berkembang seiring perjalanan waktu.

Cara Mengembangkan Usaha Tanaman Hias

Seperti usaha pada bidang lainnya, usaha tanaman hias juga memerlukan suatu pendekatan maupun upaya tersendiri agar dapat berjalan dengan baik dan menguntungkan.

Berikut ini beberapa tips fundamental yang dapat digunakan dalam mengembangkan bisnis tanaman hias.

1. Melakukan Riset

Sebuah usaha dapat saja dilakukan tanpa melalui hasil riset, namun kemungkinannya usaha tersebut akan mengalami banyak gangguan dalam pelaksanaannya.

Demikian juga bisnis tanaman hias, tanpa melalui hasil riset, sama dengan berspekulasi pada jenis tanaman tertentu. Apabila hasilnya bertolak belakang dengan trend yang berkembang, maka usaha yang dilakukan akan lambat perkembangannya.

Untuk melakukan riset, tidak terbatas pada riset pasar, jenis-jenis tanaman hias, maupun cara mengembang-biakan tanaman hias. Karena pada dasarnya tanaman hias adalah selera, untuk itu kamu juga perlu melakukan riset perilaku pasar maupun psikologi konsumen tanaman hias.

Selain itu riset yang dilakukan juga meliputi riset tentang jenis tanaman hias yang akan dikembangkan. Seperti habitat aslinya, cara membudidayakan maupun jumlah ekonomisnya.

Dengan demikian kamu dapat memilih target konsumen yang tepat sesuai dengan jenis yang dikembangkan dan bisnis yang akan dijalankan dapat mengikuti trend yang sedang maupun akan berkembang di tengah penggemar tanaman hias.

2. Memahami Cara Merawat Tanaman Hias

Banyak sekali jenis tanaman hias yang dikenal oleh pasar. Tiap-tiap jenis tersebut memiliki karakter dan cara penanganan maupun perawatan yang berbeda.

Walaupun tidak dapat bergerak sesuai keinginan dan menunjukkan perilaku tertentu seperti halnya hewan, tanaman hias juga merupakan makhluk hidup yang memiliki kemampuan untuk merespon situasi dan kondisi yang ada di sekitarnya dengan caranya sendiri.

Tanaman dapat merespon perhatian yang diberikan kepadanya, sehingga bila perhatian maupun perawatan yang diberikan kepada tanaman tersebut kurang tepat, maka hasilnya juga tidak sesuai harapan.

Oleh karena itu, sebelum memulai bisnis tanaman hias, setidaknya kamu perlu mengetahui bagaimana cara merawat jenis tanaman yang akan dikembang-biakan. Dengan demikian pada saatnya dijual tanaman tersebut dapat tampil memukau.

3. Membuat Rencana Usaha

Sekalipun mengawali bisnis tanaman hias dari hobi, menyusun sebuah rencana sebelum memulainya merupakan langkah yang perlu dilakukan agar usaha yang dilakukan dapat berjalan lancar.

Agar rencana usaha yang disusun relevan dengan perkembangan situasi dan kondisi, penyusunannya harus didasari dari hasil riset yang dilakukan. Contoh rencana yang perlu dibuat adalah:

Memilih jenis tanaman

Memilih jenis tanaman hias yang akan dikembangkan, tidak hanya didasari dari jenis yang kamu suka saja. Tetapi juga dari jenis yang memiliki banyak peminat, dengan demikian tanaman yang dikembangkan pun akan mudah untuk dipasarkan.

Selain itu saat memilih jenis tanaman hias yang akan dikembangkan, perlu diperhatikan juga kondisi lingkungan yang akan digunakan sebagai lokasi usaha. Beberapa jenis tanaman memerlukan kondisi spesifik untuk dapat tumbuh dengan baik. Misalnya keladi yang tidak kuat terkena terik panas cahaya matahari atau kaktus yang tidak tahan dengan kondisi lembab dan dingin.

Memilih lokasi usaha

Selain memperhatikan jenis tanaman yang dikembangkan, lokasi usaha dapat menyesuaikan dengan strategi pemasaran yang akan digunakan. Misalnya kalau memakai pemasaran langsung pemilihan lokasinya perlu di tempat yang mudah terlihat dan ramai, biasanya lokasi tersebut tidak jauh dari lokasi wisata atau pusat perbelanjaan.

Membuat rencana pemasaran

Selain memasarkan secara langsung, pemasaran tanaman hias saat ini dapat dilakukan secara online melalui marketplace maupun media sosial. Tinggal disesuaikan dengan kesiapan anggaran maupun tenaga yang tersedia.

Menyusun rencana anggaran

Setelah semua tersusun maka langkah selanjutnya adalah menyusun anggaran atau melakukan budgeting sesuai dengan rencana yang akan telah dibuat. Dengan demikian kamu dapat melihat sejauh mana kelayakan usaha pada salah satu jenis tanaman hias yang akan dijalankan.

Tips Usaha Tanaman Hias

Selain dari perencanaan, ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan setelah usaha tanaman hias telah berjalan, agar usaha tersebut dapat terus berkembang.

1. Riset Tanaman Unik dan Menarik

Tidak semua tanaman hias berasal dari daerah yang sulit dijangkau, terkadang mereka tumbuh di daerah yang tidak jauh dari tempat tinggal kita, tinggal diperlukan kejelian untuk menemukannya.

Misalnya tanaman keladi banyak tumbuh di daerah becek seperti pada sekitar aliran sungai. Dengan sedikit kejelian dan keberuntungan, kamu bisa menemukan jenis keladi hias yang dapat dijual di pasaran.

Untuk melakukan hal tersebut selain diperlukan hasil riset selera konsumen tanaman hias, kamu juga perlu hobi hiking atau jalan-jalan ke daerah-daerah yang menjadi habitat tanaman unik.

2. Bergabung Ke Komunitas Tanaman Hias

Bergabung dengan komunitas pecinta tanaman hias bukan hanya akan menambah wawasan, tetapi juga dapat digunakan untuk mencari informasi-informasi maupun isu terbaru tentang jenis tanaman yang akan menjadi trend baru, dengan demikian kamu tidak akan ketinggalan trend.

3. Ciptakan Trend Baru

Trend tanaman hias bukannya tidak mungkin untuk dibuat, dengan modal yang memadai, dan persiapan yang matang, melalui jaringan internet kamu dapat membuat trend baru.

Namun sebelum hal tersebut dilakukan perlu dipertimbangkan dengan matang dan perhitungan yang teliti, karena hal ini memerlukan dana yang tidak sedikit.

Baca Juga Artikel Bisnis Lainnya: