Terapkan Cara Merawat Baterai HP Berikut agar Awet dan Tahan Lama
HP merupakan perangkat penting yang digunakan dalam kegiatan sehari-hari. Namun, tak banyak yang tahu bagaimana cara merawat baterai HP agar tetap awet dan tahan lama.
Baterai merupakan salah satu komponen penting yang diperlukan agar sebuah gawai berfungsi dengan baik. Baterai smartphone yang terisi penuh akan menunjang aktivitas sehari-hari, terutamanya dalam komunikasi.
Baterai yang Awet Dapat Memperpanjang Umur Smartphone

Baterai yang kapasitasnya jumbo dapat digunakan dalam waktu yang lebih lama. Namun, memang tak semua ponsel pintar dibekali dengan baterai berkapasitas besar.
Pada umumnya, kapasitas baterai HP bervariasi antara 3000 – 7000 mAh yang relatif cukup untuk pemakaian seharian. Terlepas dari seberapa besar kapasitasnya, baterai yang hemat dan awet akan terasa praktis dan mempermudah mobilitas sehari-hari.
Kamu pun tak perlu repot membawa power bank atau ribet mengisi daya berulang kali. Akan tetapi, seiring penggunaannya, baterai yang bermasalah dapat menurunkan performa HP. Di samping itu, tak semua ponsel dibekali baterai dengan kapasitas daya yang jumbo.
Untuk baterai yang dayanya terbatas, diperlukan trik khusus agar baterai HP terawat, tetap awet, dan tahan lama. Sejatinya, baterai yang terawat dan prima dapat memperpanjang umur smartphone.
Lantas, bagaimana cara merawat baterai HP agar baterai ponsel jadi lebih awet dan tak cepat rusak?
Tanda-Tanda Baterai HP Sudah Mulai Rusak
Sebelum membahas mengenai cara merawat baterai HP, perlu juga diketahui tanda dan gejala baterai smartphone yang mulai rusak. Berikut ciri-ciri baterai device yang performanya menurun dan sudah tak lagi efisien:
- Proses charging terasa makin lambat dan lama.
- Jadi lebih sering low battery dan cepat habis.
- Smartphone terasa lebih cepat panas.
- Baterai lebih cepat penuh saat pengisian daya (charging), tetapi setelahnya jadi kembali drop.
- Persentase baterai tak bertambah sewaktu pengisian daya (charging),
- HP mati total dan tak mau menyala.
Cara Merawat Baterai HP dalam Penggunaan Sehari-Hari
Dalam pemakaian sehari-hari, baterai handphone bisa lebih cepat habis karena beberapa hal. Selain aplikasi yang berjalan di background, baterai pun bisa melemah lantaran sejumlah fitur yang menyala dan lupa dimatikan setelah tak lagi digunakan.
Selain itu, aplikasi yang dibuka akan secara otomatis membuat beberapa fitur di smartphone aktif. Hal inilah yang membuat baterai boros dan lebih cepat terkuras habis.
Tanpa disadari, sejumlah kebiasaan penggunaan yang buruk ini dapat menguras daya baterai secara tak sengaja. Agar kinerja perangkatmu tetap prima dan lebih tahan lama, pahami dan terapkan cara merawat baterai HP selengkapnya berikut ini:
1. Isi Ulang Daya Sebelum 20 Persen
Cara merawat baterai HP yang terpenting adalah mengisi ulang daya sebelum 20 persen. Baterai Li-ion yang banyak digunakan pada HP tak boleh dibiarkan terkuras habis hingga di bawah 20 persen, apalagi jika sampai mati total.
Smartphone yang terlalu diforsir penggunaannya hingga mati total bisa memperpendek umur baterai sehingga jadi tak tahan lama. Lakukan pengisian ulang daya segera agar gawai bisa digunakan kembali.
2. Gunakan Hanya Charger HP Asli (Original)
Pemakaian charger HP yang original merupakan salah satu cara merawat baterai HP yang perlu diperhatikan. Faktanya, charger yang asli berpengaruh terhadap ketahanan dan umur baterai ponsel pintar.
Sebisa mungkin, jangan gunakan jenis charger yang tak sesuai dengan spesifikasi gadget. Karena pasalnya, charger yang tidak original bisa membuat baterai bocor. Baterai yang bocor membuat kinerjanya tak lagi prima karena kapasitas pengisiannya akan berkurang.
3. Hindari Menggunakan Smartphone Saat Pengisian Daya
Jangan gunakan device saat sedang charging. Ini merupakan salah satu cara merawat baterai HP yang bisa dilakukan agar perangkat tetap awet dan tahan lama. Selain itu, hindari kebiasaan buruk menggunakan HP saat charging untuk menjaga suhu baterai.
Seperti diketahui, baterai ponsel akan jadi lebih mudah panas saat pengisian daya dilakukan berbarengan dengan berbagai multitasking. Diantaranya seperti bermain game, mendengarkan musik atau menonton streaming film.
Pengisian parasit (parasitic load) dapat membuat baterai mengalami siklus mini pengisian serta pengosongan daya. Hal ini dapat mengurangi umur baterai.
Kondisi baterai terlalu panas dapat menurunkan performanya lantaran sel-sel di dalamnya menjadi rusak. Alhasil, daya tampung baterai pun dapat berkurang kapasitasnya.
4. Hindari Mengisi Ulang Baterai Hingga 100 Persen
Cara berikutnya adalah hindari mengisi ulang baterai sampai full 100 persen. Mengapa demikian? Karena pengisian daya hingga full 100 persen malah membuat baterai tertekan.
Menurut laporan tersebut, baterai Lithium-ion menunjukkan performa terbaiknya apabila kapasitas dayanya terisi 20-80 persen. Dengan menerapkan cara ini dalam pemakaian sehari-hari, voltase HP pun jadi lebih rendah. Alhasil, smartphone pun jadi lebih panjang umurnya.
5. Jauhi Paparan Suhu Ekstrem
Cara yang juga perlu diperhatikan ialah menghindari suhu ekstrem. Selalu letakkan smartphone pada suhu kamar yang tak terlalu panas. Jangan juga menaruhnya dalam tempat atau ruangan yang terlalu dingin.
Suhu ekstrem akan sangat berpengaruh terhadap kapasitas penyimpanan energi baterai. Simpan ponsel pintar di tempat yang temperature ruangannya tak lebih dari 35 derajat Celcius.
Idealnya, smartphone diletakkan dalam ruangan dengan suhu 16-22 derajat Celcius agar tetap aman dan tak menyebabkan daya penyimpanan baterainya berkurang. Jangan menyimpan HP di tempat sauna, di bawah bantal, apalagi meletakkannya terpapar terik matahari di dashboard mobil saat siang hari.
6. Mengatur Setting Ponsel Pintar dengan Bijak
Mengatur setelan berbagai setelan dan fitur dengan sedemikian rupa dapat menambah umur smartphone dan baterainya. Mengatur setting dengan bijak juga menjadi cara merawat baterai HP yang tak boleh diabaikan.
Pengaturan Agar Baterai HP Tak Cepat Habis
Terdapat beberapa pengaturan sehari-hari yang perlu diperhatikan agar baterai HP tak cepat habis dan awet bertahun-tahun diantaranya ialah sebagai berikut:
1. Aktifkan Fitur Dark Mode dan Kurangi Pencahayaan
Kedua langkah ini dapat diterapkan untuk menghemat baterai sekaligus membuatnya tetap awet. Apapun tipe layar ponselmu, kamu bisa menghemat daya baterai dan merawatnya dengan cara mengaktifkan fitur Dark Mode.
Latar belakang yang gelap dan hitam ini bisa menghemat daya karena hanya mengonsumsi sedikit tenaga. Aktifkan Dark Mode di berbagai aplikasi, seperti WhatsApp, YouTube, Instagram, Google, X (Twitter), Gmail, dll yang paling sering digunakan.
Selain itu, mengatur pencahayaan screen jadi lebih redup juga bisa merawat baterai alih-alih menguras dayanya. Menurunkan tingkat kecerahan sampai 10 persen diketahui bisa membuat baterai lebih awet.
Adapun benefit lainnya dari meredupkan cahaya dan mengatur tingkat kecerahan pada Display adalah kamu tak perlu khawatir mata lelah atau terkena Computer Syndrome Vision (CVS) akibat terlalu lama terpapar blue light dari layar ponsel.
2. Nonaktifkan Sinkronisasi Otomatis dan Kendalikan Notifikasi
Beberapa aplikasi, seperti email, editing foto, dan media sosial kerap tersinkronisasi secara otomatis. Namun, hal ini dapat menguras daya baterai lebih cepat.
Menonaktifkan sinkronisasi otomatis dapat membantu menghemat baterai, sehingga kinerjanya pun jadi tak terlalu berat. Di samping itu, cara merawat baterai HP agar awet bisa dilakukan dengan sesederhana menonaktifkan pop-up notification.
Pasalnya, terlalu banyak bermunculan pemberitahuan dapat menguras daya baterai sehingga jadi cepat berkurang. Batasilah notifikasi yang diterima sesuai prioritas kepentingannya.
3. Perhatikan Apa Saja Aplikasi dan Fitur yang Berjalan di Background
Aplikasi dan fitur yang tak terpakai, tetapi masih berjalan di latar belakang dapat mencuri habis daya baterai ponselmu. Selain itu, baterai bisa jadi cepat aus dan tak efisien karena kinerjanya terlalu dibebani.
Nonaktifkan aplikasi dan fitur yang tak digunakan, seperti Location Service, Google Maps, Wifi, Bluetooth, dan lainnya yang tak sedang dipakai atau tak terlalu diperlukan. Tak lupa, menonaktifkan Mode Getar (Vibrate) dan menggantinya dengan mode Sunyi (Silent/ Mute) pun menjadi cara jitu agar baterai HP tetap awet terawat dan tahan lama.
4. Gunakan Mode Battery Saver (Penghemat Baterai) dan Unggah Battery Saving
Mode Power Saving atau Saving Mode ini bisa digunakan agar waktu pemakaian ponsel bisa semakin panjang. Fitur ini diketahui membatasi kinerja kecepatan mesin hingga 70 persen.
Aktifkan mode hemat bisa membuat baterai terawat sehingga panjang usia. Hal ini dikarenakan mode hemat daya dapat membantu mengurangi fungsi HP yang bisa menghabiskan masa pakai baterainya.
Bila dirasa masih kurang, kamu bisa download aplikasi Battery Saving dan menggunakannya untuk merawat baterai agar awet dan berumur panjang.
5. Aktifkan Airplane Mode dan Matikan Data Internet
Kedua langkah ini bisa dijadikan alternatif. Pilih salah satu atau lakukan keduanya agar lebih hemat daya. Airplane Mode tak hanya bisa digunakan saat penerbangan dan perjalanan. Lifehack yang satu ini juga sangat membantu sewaktu sinyal jaringan buruk.
Selain itu, menonaktifkan data internet dapat mengurangi kinerja baterai sehingga dayanya tetap awet. Kondisi baterai dan gadget pun bisa terjaga tanpa banyak beban lantaran penggunaannya tak begitu diforsir.
Boros Baterai HP Bisa Sebabkan Boros Keuangan
Itulah uraian pembahasan terkait cara merawat baterai HP agar lebih awet dan tahan lama. Baterai ponsel pintar perlu dirawat agar umurnya lebih panjang dan lebih awet digunakan.
Agar HP dapat dipakai bertahun-tahun, perangkat pun harus apik dan dijaga dengan cara tertentu dalam pemakaiannya. Karena nyatanya, boros baterai HP bisa menyebabkan boros keuangan.
Jika perangkat elektronikmu tak terlalu diforsir dalam pemakaian sehari-hari, niscaya umurnya pun bisa lebih panjang. Selain terjaga agar tidak cepat rusak, baterai dan ponsel pintar pun dapat bertahan keawetannya selama beberapa tahun ke depan.
Dengan begitu, keuangan pun bisa tetap hemat tanpa pengeluaran tambahan yang di luar anggaran ataupun kemampuan. Jika memang dibutuhkan untuk mengganti HP baru, gunakan kredit HP Indodana agar pembayaran makin ringan. Selamat mencoba tipsnya dan semoga bermanfaat!
Baca juga Artikel Lainnya:

You must be logged in to post a comment.