like subscribe video youtube

Niatnya Kerja Modal Like-Subscribe Video Youtube, Ternyata Kena Tipu

No comments

Ketika memiliki waktu kosong, pastinya kamu akan mencari hiburan di dunia maya. Misalnya, dengan membuka Instagram, TikTok, Youtube, dan sebagainya. Jarimu akan begitu lihai mengklik tombol like setiap kali menemukan konten yang menarik perhatianmu. Jika memang pembuat kontennya secara konsisten memberikan konten yang kamu sukai, tak jarang juga jari akan dengan mudah mengklik tombol follow atau subscribe.

Nah, ketika ada orang yang menawarkan untuk melakukan kegiatan rebahan ini dengan imbalan sejumlah uang, siapa yang tidak tergiur? Maka, dengan sekejap kegiatan like-subscribe ini menjadi ladang pencarian uang.

Namun, bukankah kegiatan ini terkesan too good to be true? Ya, benar sekali! Sebab, orang yang menawarkan ini tidaklah berniat untuk memberikan kerja, melainkan menipu.

Agar kamu tidak menjadi salah satu korban penipuan ini, yuk simak penjelasan tentang penipuan like-subscribe video Youtube ini.

Cara Kerja Penipuan Like-Subscribe Video Youtube

Mulanya, kamu akan dihubungi oleh pelaku melalui WhatsApp dalam rangka menawarkan pekerjaan lepas alias freelance. Pelaku akan memberikan tugas yang sangat mudah untukmu, yaitu hanya dengan melakukan like dan subscribe video Youtube. Imbalan yang akan didapatkan berupa komisi sebesar Rp500 ribu – Rp1,4 juta per harinya.

Jika menerima tawaran tersebut, kamu akan diarahkan untuk menggunakan Telegram. Semua komunikasi dengan pelaku akan dilakukan via Telegram. Ketika sudah masuk Telegram, kamu akan diajak berdiskusi terkait perjanjian kerja, seperti berapa komisi yang akan didapatkan setiap like dan subscribe video Youtube. Setelah sudah setuju, kamu akan diberikan tugasnya melalui Telegram.

Nah, jika tugas yang diminta sudah dikerjakan, kamu akan dikirimkan komisi yang dijanjikan. Namun, pada akhirnya, kamu akan diminta untuk memberikan deposit hingga puluhan juta. Deposit ini dikatakan sebagai pajak yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan yang sebenarnya tidak ada.

Tips agar Tidak Terjerat Penipuan Like-Subscribe Video Youtube

Mendapatkan uang dengan mudah memang sangat menarik. Namun, tidak semua hal bisa didapatkan semudah itu, apalagi hanya modal like-subscribe video Youtube. Alih-alih mendapatkan uang, malah tabungan jadi hilang.

Agar kamu tidak menjadi salah satu korban penipuan ini, yuk simak beberapa tips berikut ini.

1. Jangan Mudah Percaya

Sekarang ini, sifat mudah percaya menjadi target bagi para penipu. Berbagai skenario menarik dibuat oleh mereka untuk bisa menjadikanmu korban. Misalnya saja, para penipu membuat kegiatan like-subscribe video Youtube dapat menghasilkan uang. Bagi orang yang mudah percaya, tentunya akan tertangkap perangkap ini. 

Maka, janganlah kamu mudah percaya sama orang dan skenario-skenario menarik yang ada di sekitarmu. Jika informasi tersebut terdengar too good to be true, lebih baik dihindari saja.

2. Jangan Mudah Tergiur

Tidak jauh berbeda dengan poin sebelumnya, janganlah kamu memiliki sifat yang mudah tergiur. Ketika kamu ditawari atau dijanjikan sejumlah uang, janganlah langsung tergiur. Biasanya, tawaran mendapatkan uang “kaget” diiringi dengan syarat mengirimkan sejumlah uang atau melakukan aksi yang tertentu yang ternyata membobol rekeningmu. Nah, kalau sudah dilakukan, alih-alih mendapatkan uang, kamu justru kehilangan tabunganmu.

3. Waspada Terhadap Nomor yang Tidak Dikenal

Ketika mendapatkan pesan dari nomor yang tidak dikenal, sebaiknya kamu bersikap waspada. Jika pesan yang disampaikan meragukan, janganlah kamu membalas pesan tersebut. Bahkan, sebaiknya kamu tidak membuka pesan tersebut agar benar-benar terhindar dari hal yang tidak diinginkan.

Bukan Lagi Hiburan, Malah Jadi Pikiran

Melakukan like-subscribe video Youtube merupakan kegiatan yang umum dilakukan untuk menghibur diri. Banyak konten menarik yang ringan untuk menghabiskan waktu senggang. 

Namun, kebiasaan ini disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dan disulap menjadi modus penipuan. Iming-iming uang pun ditawarkan pada korban, tetapi dengan persyaratan pengiriman uang terlebih dahulu. Alhasil, korban pun dirugikan dan menjadi pikiran karena uang miliknya habis atau bahkan terpaksa meminjam uang. 

Maka, janganlah kamu mudah percaya dengan apa yang terlihat tidak nyata. Tetaplah JAGA dirimu dari berbagai jenis modus penipuan.

Baca juga Artikel Lainnya: