Menanam

Murah dan Mudah, Begini Cara Menanam Sayuran dengan Botol Bekas

No comments

Siapa bilang jika ingin menanam sayuran harus beli polybag atau pot mahal lebih dulu? Ada solusi yang lebih hemat dan praktis, yakni dengan menggunakan botol bekas sebagai pengganti pot. 

Caranya pun cukup mudah, botol-botol bekas bisa didaur ulang kembali menjadi media untuk menanam tanaman sayur maupun tanaman yang lain. Selain itu, pot-pot yang terbuat dari bahan botol bekas juga cenderung lebih artistik yang dan unik. Menanam sayuran di media botol bekas bisa juga digunakan untuk menyiasati lahan yang sempit atau tingginya harga pot. 

Menanam sayuran di media botol bekas juga  bisa menghasilkan sayuran yang berkualitas, lho! Apalagi jika dirawat dengan sungguh-sungguh. Yuk, simak bagaimana caranya menanam sayuran menggunakan media botol bekas berikut ini.

Menanam Sayuran dengan Media Botol Bekas

Menanam sayuran dengan Media Botol Bekas

Menggunakan media botol bekas untuk menanam sayuran sebetulnya bukan hal yang mudah. Berikut langkah-langkah mudahnya.  

1. Melubangi Botol Bekas yang Akan Digunakan Sebagai Pot

Setelah menyiapkan botol bekas yang akan digunakan sebagai pot, pertama-tama yang harus dilakukan adalah memotong bagian atas botol tersebut. Pemotongan pada botol dilakukan karena biasanya botol memiliki lubang yang kecil, sehingga akan menyulitkan jika ingin memasukkan tanah atau bibit sayuran.

Agar sayuran yang ditanam di botol bekas bisa menghasilkan sayuran berkualitas, sebaiknya gunakan botol bekas berukuran besar. Misalnya, botol minuman bekas dengan ukuran 1 liter lebih. Kalau tidak ada, bisa juga menggunakan gelas kemasan bekas air mineral.

2. Bersihkan Botol Bekas Secara Menyeluruh

Setelah memotong botol bekas menjadi dua bagian lalu segera cuci botol-botol bekas tersebut sampai bersih. Ini dilakukan untuk membersihkan botol dari sisa-sisa bahan kimia yang masih tertinggal di botol. Karena bahan-bahan kimia tersebut mungkin saja mengandung racun yang bisa membahayakan sayuran.

Bersihkan seluruh bagian botol, baik bagian luar maupun dalam dengan sabun hingga benar-benar bersih. Kemudian tiriskan hingga benar-benar kering sebelum mulai menggunakan untuk menanam sayuran.

3. Tambahkan Media Tanam dengan Arang dan Kerikil 

Agar tanah memiliki drainase yang baik, sebelum media tanam dimasukkan ke dalam botol lebih dulu masukan arang atau kerikil. Masukkan hingga ketinggian 1 inci dari dasar botol. Penggunaan arang pada botol untuk media tanam agar membantu mengurangi bau asam akibat terjadinya penguraian.

4. Pilih Media Tanam dengan Tepat

Setelah botol bekas bersih dan kering setelah dicuci, isilah botol dengan media tanam sesuai sayuran yang hendak ditanam. Media tanam yang umum digunakan adalah arang, pasir, sekam, maupun tanah berpori agar tanaman dalam botol mampu tumbuh dengan subur. Setelah botol diisi dengan media tanam, jangan lupa letakkan botol berisi media tanam tadi di tempat dengan kondisi yang sejuk.

5. Pilih Bibit Sayuran yang Ingin Ditanam 

Setelah media tanam sudah dimasukan ke dalam botol  bekas dan siap, selanjutnya masukkan bibit tanaman atau sayuran  yang ingin ditanam dalam botol tersebut.

Agar tanaman sayuran yang ditanam dalam botol bisa mendapatkan panen secara optimal, sebaiknya pilih bibit sayuran yang memang berkualitas.

Anda bisa mendapatkan bibit berkualitas yang dijual bebas di toko bibit dan tanaman yang terpercaya. Pastikan bibit yang dibeli tidak melewati tanggal kadaluwarsanya dan tidak terkena paparan sinar matahari secara langsung.

6. Lakukan Perawatan Secara Berkala

Hal terakhir dan paling penting yang perlu dilakukan dalam menanam sayuran dengan media botol bekas adalah memberikan perawatan berkala. Supaya tanaman sayuran mampu tumbuh dengan baik dan subur di dalam botol.

Tahapan tersebut bisa dilakukan dengan melakukan penyiraman tanaman secara rutin setiap hari 2 kali, baik pada pagi maupun sore hari. Selain itu, saat menyirami tanaman jangan lupa lakukan penyebaran air dengan merata.

Disamping itu, pemberian larutan bernutrisi pada tanaman juga tak boleh dianggap sepele. Misalnya saja, pemberian larutan nutrisi AB Mix, supaya tanah memiliki unsur hara yang cukup untuk mendukung pertumbuhan tanaman.

Ketika tanaman sayuran sudah berumur sekitar 21 sampai 25 hari tanam atau tingginya mencapai 20 sampai 25 cm, maka sayuran sudah bisa mulai dipanen. 

Macam-macam Sayuran yang Bisa Ditanam dengan Menggunakan Media Botol Bekas

Macam-macam sayuran

Pada umum, tak semua jenis tanaman sayuran bisa ditanam dengab media botol bekas. Ini karena ukuran botol bekas yang umumnya lebih kecil jika dibandingkan dengan polibag atau pot. Sehingga beberapa jenis tanaman sayuran tidak dapat tumbuh di botol dengan lebih maksimal.

Akan tetapi, ada sejumlah tanaman sayuran yang cukuo adaptif dan bisa ditanam dengan gampang di media botol bekas, misalnya seperti:

  • Bayam;
  • Sawi;
  • Tomat;
  • Kangkung
  • Terong-terongan; hingga
  • Cabai.

Beberapa jenis tanaman sayuran tersebut pertumbuhannya meninggi ketika sudah besar, sehingga tak membutuhkan banyaj ruang. Selain itu, masa tanam sayuran tersebut phn relatif pendek, karenanya Anda bisa menanami botol media tanam tadi dengan tanaman sesuai selera.

Lakukan Perawatan dengan Benar

Bagi Anda yang punya hobi menanam tanaman tapi lahan di rumah terbatas, bisa mencoba botol bekas sebagai pengganti pot. Selain mudah dan murah, menggunakan botol bekas untuk menggantikan pot juga termasuk kegiatan menjaga lingkungan. Namun, Anda tetap harus melakukan perawatan dengan benar, perhatikan tanah yang dipakai, pupuk serta siram dengan rutin.

Baca Juga:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.