Awas Tertipu, Kenali Penipuan Berkedok Akun Bisnis di Google

No comments

Pada 2024, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mengungkapkan kasus peretasan akun Google Business yang menimpa sejumlah hotel di berbagai daerah. Modus penipuan ini dilakukan dengan meretas akun bisnis hotel, lalu mengganti informasi penting seperti nomor telepon dan rekening yang tercantum di Google.

Akibatnya, banyak orang terjebak dan mendapatkan informasi palsu. Bayangkan kamu ingin memesan kamar hotel lewat nomor yang tertera di Google—tanpa sadar bahwa nomor itu sudah diganti oleh pelaku. Bukan cuma reservasimu yang tidak tercatat, tapi kalau kamu sudah transfer pembayaran, uangnya bisa raib begitu saja. Merugikan sekali, bukan?

Oleh karena itu, yuk kenali seperti apa penipuan berkedok akun bisnis Google dan cara menghindarinya.

Bagaimana Bentuk Tampilan Google Business?

Google Bisnis (sebelumnya dikenal sebagai Google My Business) adalah layanan gratis dari Google yang memungkinkan pemilik usaha menampilkan informasi bisnis mereka di hasil pencarian Google dan Google Maps.

Sebagai contoh ketika kamu mencari informasi mengenai suatu hotel di mesin pencari Google, maka akan ada informasi mengenai akun hotel, mulai dari nomor call center hotel, review, alamat, hingga foto. Contohnya seperti ini:

Contoh tampilan Google Business (Sumber: Search Engine Journal)

Dengan adanya tools ini, pengguna Google yang ingin mencari informasi lebih lengkap dapat menghubungi nomor telepon atau website yang tertera di Google Business tersebut.

Modus Penipuan Akun Bisnis Google yang Terjadi di Beberapa Hotel

Penipu melakukan peretasan terhadap akun Google Business hotel dan mengubah nomor telepon serta informasi penting lainnya untuk menipu. Setelah peretasan, informasi yang tertera di akun tersebut akan mengarahkan korban untuk menghubungi nomor telepon yang sebenarnya dimiliki oleh penipu, alih-alih nomor customer service resmi dari hotel.

Korban, yang tidak menyadari bahwa informasi tersebut telah dimanipulasi, akan menghubungi nomor telepon palsu ini dengan tujuan melakukan pembayaran untuk reservasi hotel. Penipu juga akan memberikan nomor rekening bank palsu untuk menerima pembayaran tersebut.

Dengan begitu, korban yang berniat membayar DP reservasi hotel akan secara tidak sadar mentransfer uang ke rekening penipu dan kehilangan uangnya.

Cara Menghindari Penipuan Modus Akun Bisnis Google

Agar tidak menjadi korban penipuan yang mengatasnamakan akun bisnis di Google, ada beberapa langkah penting yang bisa kamu lakukan untuk lebih waspada.

1. Selalu Verifikasi Informasi

Jangan langsung percaya pada informasi yang muncul di hasil pencarian Google, terutama nomor telepon, alamat, atau rekening pembayaran. Lakukan verifikasi dengan mencocokkan data tersebut dari sumber resmi lainnya. Misalnya, kunjungi langsung website resmi bisnis tersebut (bukan hanya hasil pencarian), atau cek akun media sosial mereka yang terverifikasi.

2. Cek Review Pelanggan

Informasi dari satu sumber bisa saja palsu, apalagi jika sudah diretas. Maka dari itu, penting untuk mencari data pembanding. Kamu bisa melihat ulasan pelanggan di Google Maps, membaca diskusi di forum-forum seperti TripAdvisor, Reddit, atau komunitas lokal, serta memeriksa apakah bisnis tersebut memiliki akun media sosial aktif yang konsisten.

3. Waspadai Tanda-Tanda Aneh

Nomor rekening atas nama pribadi, komunikasi yang tidak profesional, atau respon yang terkesan tergesa-gesa bisa menjadi tanda bahwa kamu sedang berinteraksi dengan penipu. Selalu curiga kalau diminta untuk transfer dana ke rekening yang tidak sesuai dengan nama bisnis.

Selalu Pastikan Keakuratan Informasi Akun Bisnis

Penipuan lewat akun Google Bisnis tak hanya menargetkan hotel, tapi juga toko elektronik, restoran, dan jenis usaha lainnya. Karena itu, jangan hanya mengandalkan info dari Google—selalu cek ulang lewat akun resmi seperti media sosial, website, atau platform terpercaya. Dengan sedikit ketelitian, kamu bisa terhindar dari modus penipuan yang makin marak.

Baca Juga Artikel Lainnya: