penipuan lowongan kerja

Tetap Hati-Hati Terhadap Penipuan Lowongan Kerja

Belum ada komentar

Mungkin itu yang terlintas di pikiran para jobseeker yang sudah desperate pindah kerja. Segala platform dicoba-coba berharap ada yang nyangkut.

Namun, pada kenyataannya, melamar kerja pun tidak bisa sembarangan dan asal apply saja. Jika kamu salah satu jobseeker, waspadalah terhadap penipuan-penipuan berkedok proses recruitment kerja. Berikut ciri-ciri penipuan lowongan kerja yang harus diwaspadai.

Ciri-Ciri Penipuan Lowongan Kerja

1. Pekerjaan Mudah, Gaji Besar

Siapa yang tidak mau pekerjaan mudah dengan bayaran yang besar? Jika memang bisa seperti itu, mungkin dengan rebahan pun bisa menghasilkan uang.

Sayangnya, kebanyakan tawaran pekerjaan yang begitu biasanya penipuan dan masih banyak yang belum aware akan hal ini. Masih banyak orang di luar sana yang terpukau dengan tawaran gaji yang tinggi.

Salah satu contoh pekerjaan dengan tawaran bayaran besar pekerjaan mudah adalah like-subscribe video Youtube atau media sosial lainnya. Awalnya, pekerjaan ini terlihat aman-aman saja dan bahkan menyenangkan. Tapi, ternyata kamu diminta deposit uang dan sebagainya hingga uang kamu pun terkuras habis. 

Jika kamu sedang mencari pekerjaan, waspadalah terhadap tawaran yang tidak make sense seperti ini. Tetap JAGA dirimu dengan tidak menggubris tawaran tersebut. 

2. Tawaran Diberikan Melalui Kontak Pribadi

Jika kamu mendapatkan tawaran melalui kontak pribadimu, seperti media sosial atau nomor pribadi, tetaplah waspada. Apalagi, jika orang tersebut memberikan link tertentu dan memintamu untuk membukanya. Janganlah kamu pencet link tersebut karena kamu tidak bisa tahu apakah link tersebut aman atau tidak.

Biasanya, perusahaan resmi akan menghubungi jobseeker melalui email, telepon, atau platform lowongan kerja resmi. Kamu pun juga bisa melihat secara detail identitas perusahaan yang menghubungimu jika ragu.

3. Alamat Email yang Digunakan Palsu

Jika pada poin sebelumnya dikatakan bahwa perusahaan resmi biasanya akan menghubungimu melalui email, perlu dicermati pula email yang digunakannya. Pastikan bahwa email yang digunakan merupakan email yang resmi, yaitu menggunakan identitas perusahaan. Jika tidak ada identitas perusahaan, seperti nama brand atau perusahaan, atau bahkan menggunakan email pribadi, biasanya itu merupakan penipuan.

Kamu juga bisa memastikan email yang benar dengan mencari informasinya di platform lowongan kerja dan/atau bertanya langsung ke perusahaan via platform tersebut.

4. Pihak Recruiter Menanyakan Data Pribadi

Jika sudah mencapai tahap interview, biasanya pihak recruiter tidak akan bertanya terkait hal-hal di luar CV dan resume kamu. Umumnya, pertanyaan interview akan berada pada lingkup riwayat pekerjaan, pendidikan, keahlian, atau hal-hal yang akan berhubungan dengan pekerjaan.

Pertanyaan terkait informasi pribadi, apalagi membahas data bank, nomor identitas, dan sebagainya tidak akan ditanyakan. Jika memang ditanyakan, lebih baik kamu diam dan tidak menjawabnya agar datamu tidak disalahgunakan. Ingatlah bahwa data-data tersebut merupakan hal yang privasi dan tidak patut untuk disebarluaskan.

5. Tawaran Kerja Tanpa Lamaran

Proses lamaran kerja pasti akan dimulai dengan meminta CV dan resume, meskipun kamu dihubungi oleh pihak recruiter. Pada platform lowongan kerja, recruiter memang bisa melihat CV dan resume kamu sehingga mereka memutuskan untuk menghubungimu. Namun, pihak recruiter pun juga akan meminta kembali CV-mu yang terbaru.

Jika kamu didekati oleh pihak yang mengaku sebagai recruiter dan langsung mengatakan bahwa kamu diterima di perusahaan tertentu, janganlah percaya terhadap hal tersebut. Apalagi, jika tidak melakukan proses lamaran sebelumnya.

6. Tawaran Pekerjaan yang Meminta Uang

Proses recruitment yang resmi tidak akan pernah meminta uang kepada para jobseeker, baik dengan melakukan deposit maupun membayar biaya administrasi. Jadi, janganlah kamu percaya jika ada yang mengatakan bahwa mengeluarkan uang untuk perusahaan yang diincar merupakan bagian dari pekerjaan. Jika itu terjadi padamu, jangan lanjutkan proses recruitment tersebut.

Tetap Semangat dan JAGA Diri saat Mencari Pekerjaan

Mencari pekerjaan memang tidak mudah, apalagi di zaman sekarang banyak pekerjaan palsu yang bermunculan di media sosial. Namun, sebagai jobseeker, kamu tetap harus waspada dan hati-hati ketika mencari pekerjaan. Jangan sampai penipuan lowongan kerja ini membuatmu patah semangat. 

Kini, kamu sudah mengetahui ciri-ciri penipuan berkedok lowongan kerja. Jadi, kamu bisa menghindari tawaran-tawaran tersebut dan mendapatkan pekerjaan yang resmi serta aman.

Baca juga Artikel Lainnya: