Sakit

5 Cara Cerdas Mensterilkan Rumah Setelah Ada Anggota Keluarga yang Sakit

No comments

Di saat ada salah satu anggota keluarga jatuh sakit, pastikah ingin mencegah terjadinya penyebaran, bukan? Salah satunya dengan cara mensterilkan seluruh bagian rumah secara total. Hal ini tentu tindakan yang cukup wajar dilakukan untuk meminimalisir risiko buruk yang bisa terjadi.

Tindakan tersebut akan jauh lebih gampang  dilakukan, terlebih ketika Anda melakukan isolasi mandiri pada anggota keluarga yang sakit. Selain untuk mencegah penyebaran virus penyakit, hal ini juga membuat tindakan pembersihan lebih efisien. Karena tak perlu repot-repot harus membersihkan seluruh benda yang ada di rumah.

Sebelum memulai acara bersih-bersih di rumah, ada baiknya siapkan perlengkapan keamanan diri yang dibutuhkan. Misalnya saja, sarung tangan latex, masker dan peralatan kebersihan lainnya.

Jika sudah siap untuk mulai bersih-bersih di rumah, perhatikan beberapa tips untuk mensterilkan rumah berikut. Supaya penularan penyakit dapat dicegah sebelum mulai menyebar, ya!

Cara Mensterilkan Rumah untuk Mencegah Penyebaran Virus

1. Bersihkan Permukaan yang Sering Disentuh

Membersihkan permukaan yang sering disentuh

Setelah anggota keluarga ada yang jatuh sakit, bagian pertama dalam rumah yang harus dibersihkan adalah permukaan yang kerap disentuh. Misalnya saja, gagang pintu, meja, dan juga keran.

Jangan lupa juga permukaan yang lain seperti pegangan alat (seperti, gagang microwave, kulkas, knop kompor, dll.) dan juga saklar lampu. Gunakan air sabun untuk membersihkan seluruh permukaan benda-benda tersebut, lalu seka hingga kering.

Jangan lupa juga semprotkan disinfektan ke seluruh permukaan, lalu diamkan selama beberapa saat sebelum dilap. Hal ini berguna untuk mematikan bakteri dan virus yang mungkin masih menempel di permukaan benda-benda di rumah. 

Saat membersihkan permukaan yang bercelah, berhati-hatilah supaya cairan pembersih jangan sampai masuk ke celah-celah tersebut. Sebaiknya gunakan bola-bola kapas yang sudah dibasahi dengan desinfektan atau cairan pembersih untuk membersihkannya. 

2. Membersihkan Alat-alat Elektronik

Di rumah pasti memiliki alat-alat elektronik yang dipakai bersama-sama dengan anggota keluarga lainnya. Sebut saja, remote control AC atau TV. Peralatan ini perlu mendapat perhatian ekstra saat membersihkannya. 

Saat membersihkan peralatan elektronik, pastikan untuk membersihkan permukaannya secara menyeluruh. Jangan sekedar mengelapnya saja dengan menggunakan kain pembersih. Simak tips membersihkan peralatan elektronik tersebut secara menyeluruh, berikut ini.

  • Keluarkan baterai dari remote lalu pasang penutupnya kembali,
  • Basahi kain menggunakan alkohol isopropil berkadar 70%, bisa juga menggunakan lap desinfektan,
  • Gunakan lap yang sudah dibasahi untuk mengelap seluruh permukaan remote tersebut,
  • Ambil bola-bola kapas dan celupkan ke dalam cairan alkohol, lalu peras.
  • Gunakan bola-bola kapas tersebut untuk membersihkan sela-sela atau bagian sempit pada remote.
  • Bersihkan juga kotoran yang ada di bagian celah-celah remote dengan tusuk gigi.
  • Jika sudah, keringkan remote dengan kain yang bebas serat atau halus.

3. Bersihkan Bagian Kamar Mandi 

Kamar mandi tentu menjadi salah satu bagian penting yang harus dibersihkan dengan menyeluruh saat melakukan bersih-bersih rumah. Toilet menjadi bagian pertama yang mesti dibersihkan, sebab toilet kerap digunakan bersama oleh seluruh anggota keluarga di rumah. Apalagi jika dirumah hanya ada satu kamar mandi saja.

Untuk membersihkannya, bisa dengan menggunakan pembersih toilet pada umumnya, lalu diikuti dengan menyemprotkan desinfektan di seluruh permukaannya. Selanjutnya, bersihkan bagian wastafel dengan memakai cairan pembersih dan juga desinfektan. Beberapa bagian lain di kamar mandi yang juga wajib dibersihkan adalah gagang pintu, tempat sikat gigi, keran, dan lain sebagainya.

4. Ganti Handuk dan Sprei Lalu Cuci Bersih

Mengganti dan mencuci sprei dan handuk

Seseorang yang sakit pasti akan lebih banyak menghabiskan waktu di tempat tidurnya untuk mempercepat proses pemulihannya. Sehingga, kamar anggota keluarga yang sakit harus mendapat penanganan ekstra untuk membersihkannya. Banyak permukaan yang harus dibersihkan secara intensif di kamar tersebut. 

Pertama, mulailah dengan mengganti seprai, selimut, sarung bantal, dan juga handuk dengan yang bersih. Lalu cuci yang lama dengan air panas, setelah sebelumnya direndam terlebih dahulu. Jika sudah, keringkan semua perlengkapan tidur tersebut di area dengan sirkulasi udara yang bagus.

Khusus, untuk bantal dan guling yang tidak dapat dicuci, coba gunakan semprotan yang sudah diisi dengan desinfektan agar bisa membunuh bakteri atau virus yang menempel.

5. Bersihkan Tempat Sampah

Ketika di rumah ada anggota keluarga yang sakit, pastinya tempat sampah di kamarnya akan dipenuhi tisu kotor hingga jenis sampah lainnya dari mereka yang sakit. Tempat tersebut bisa jadi sarang yang bagus untuk kuman dan bakteri berkembang biak.

Hal ini seharusnya jadi perhatian utama saat membersihkan rumah. 

Bersihkan segera sampah di dalamnya dan letakan di kantong khusus sampah, lalu cuci bersih tempat sampah dengan sabun dan air panas, kemudian keringkan. 

Ganti tempat sampah dengan yang masih bersih lalu lapisi dengan plastik untuk menampung sampah. Jangan lupa, semprotkan disinfektan ke seluruh sisi tempat sampah. Hal ini untuk mencegah bakteri dan kuman berkembang biak dengan mudah. 

Menjaga Kebersihan dan Kesehatan

Setelah anggota keluarga sembuh dari sakitnya, dengan melakukan sterilisasi atau pembersihan, rumah akan terbebas dari virus dan bakteri yang bisa saja membahayakan kesehatan. Sekaligus menjaga keluarga yang sehat agar tidak tertular virus atau bakteri yang masih tertinggal. Namun, penting juga untuk menjaga kesehatan dengan gaya hidup yang seimbang antara pola makan yang sehat dan olahraga yang teratur.

Baca Juga:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.