bersepeda

Jadi Lebih Sehat, Ini 11 Manfaat Bersepeda Bagi Tubuh

No comments

Belakangan ini, banyak kalangan yang mulai menggandrungi olahraga bersepeda. Apalagi kalangan anak muda, menjadikan olahraga ini sebagai gaya hidup yang jadi rutinitas.

Dalam tahap new normal, olahraga sepeda bisa menjadi ajang hiburan tersendiri. Bahkan juga dapat digunakan sebagai moda transportasi yang jauh lebih aman tanpa perlu berdesak-desakan dengan orang banyak di kendaraan umum.

Tak hanya sampai disitu saja, ternyata bersepeda juga punya banyak manfaat luar biasa untuk kesehatan tubuh. Tentunya di masa seperti ini penting untuk selalu menjaga kondisi tubuh agar tidak gampang terserang penyakit. 

Olahraga bersepeda dan manfaatnya

Tahukah anda, ternyata bukan cuma meningkatkan sistem imun tubuh tetapi masih ada banyak lagi manfaat yang bisa diperoleh dengan bersepeda. Dari mulai menjaga kesehatan tubuh secara fisik dan mental, hingga bagus untuk kelestarian bumi. Penasaran seperti apa? Berikut ulasan singkatnya.

1. Meningkatkan daya tahan tubuh

Meningkatkan daya tahan tubuh

Rutin melakukan olahraga ringan bisa membuat sistem imunitas tubuh meningkat. Hal ini karena olahraga membantu tubuh memproduksi protein esensial serta sitokin lebih tinggi. Dimana sitokin merupakan sel imunitas yang penting bagi tubuh.

Di masa seperti ini, sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh secara maksimal. Terutama, untuk sistem pernapasan agar tubuh terhindar dari serangan virus-virus berbahaya. Dengan bersepeda dengan rutin daya tahan tubuh akan meningkat secara signifikan.

Selain itu, bersepeda juga sangat bermanfaat untuk menjaga saluran pernapasan di bagian atas tetap terjaga. Sehingga ampuh untuk mencegah risiko terserang penyakit, seperti flu, batuk dan lain sebagainya.

2. Mencegah risiko kelebihan berat badan

Bersepeda bisa menjadi cara yang cukup baik jika ingin mengurangi atau mengontrol berat badan. Dengan bersepeda, ini akan membantu laju metabolisme meningkat, membangun otot, hingga membakar lemak yang ada di tubuh.

Dengan bersepeda, kegiatan ini mampu membakar kalori hingga 1.000 kalori lebih per jam, sesuai intensitas dan juga berat badan yang dimiliki.

3. Menurunkan tingkat depresi

Bersepeda juga dapat meredakan stres, depresi, hingga masalah kecemasan. Fokus ketika sedang bersepeda bisa membantu meningkatkan konsentrasi dan mengalihkan fokus dari obrolan mengenai penyakit mental.

Dengan bersepeda minimal 10 menit saja bisa membantu mengurangi rasa capek dan lesu. Hal ini karena, pada saat naik sepeda tubuh melepaskan hormon endorfin. Hormon yang dikenal sebagai hormon bahagia yang berperan penting dalam  penurunan tingkat stres.

4. Membantu proses pemulihan dari penyakit kanker

Bersepeda merupakan kegiatan yang bagus untuk dimasukan dalam rencana perawatan. Terlebih,  jika buat mereka yang menderita atau dalam proses pemulihan dari penyakit kanker. Olahraga ringan ini juga akan membuat tubuh tetap bugar yang bisa mengurangi munculnya risiko sejumlah jenis kanker, salah satunya kanker payudara.

Sejumlah riset menyebutkan jika menjaga tubuh tetap aktif dapat membantu menurunkan efek samping dari pengobatan kanker, salah satunya kelelahan. Dan olahraga bersepeda bisa menjaga tubuh tetap aktif, selain itu juga membuat kualitas hidup meningkat secara keseluruhan.

5. Menjaga koordinasi dan mengurangi risiko penyakit artritis

Mengurangi risiko penyakit artritis

Manfaat selanjutnya dari olahraga bersepeda adalah meningkatkan kekuatan, koordinasi hingga keseimbangan tubuh. Selain itu, hal ini juga bisa membantu mencegah risiko patah tulang.

Dengan mengendarai sepeda bisa jadi bentuk olahraga ideal untuk mereka yang memiliki keluhan osteoartritis. Pasalnya, olahraga ini memiliki dampak yang cukup rendah pada sendi, jadi relatif lebih aman.

6. Menurunkan risiko penyakit pada sistem kardiovaskular

Ada beberapa penyakit yang sering mengintai sistem kardiovaskular, termasuk diantaranya hipertensi, serangan jantung, dan stroke. Berolahraga sepeda secara teratur akan membantu merangsang dan menguatkan organ jantung, membuat denyut nadi istirahat menurun, hingga sirkulasi peredaran darah. Sehingga berbagai risiko penyakit pada sistem kardiovaskular bisa lebih berkurang.

Sebuah riset yang dilakukan pada 30.000 partisipan yang berusia 20 sampai 93 tahun selama hampir 14 tahun di Denmark, menemukan jika bersepeda secara rutin dan teratur mampu melindungi tubuh dari risiko penyakit jantung.

7. Menjaga kekuatan otot kaki

Rutin bersepeda mampu meningkatkan fungsi tubuh di bagian bawah serta membuat otot kaki lebih kuat tanpa membuat kaki terlalu tertekan. Gerakan dalam bersepeda cenderung menargetkan otot-otot di bagian paha depan, paha belakang, bokong dan betis.

Agar otot kaki menjadi lebih kuat, bisa ditambahkan dengan latihan lainnya. Misalnya seperti leg press, squat, dan lunges selama beberapa kali dalam seminggu agar performa bersepeda menjadi lebih baik.

8. Menguatkan Otot Inti

Olahraga bersepeda bisa digunakan untuk melatih otot-otot inti, seperti otot punggung dan otot perut. Karena untuk menjaga tubuh tetap tegak dan seimbang selama sepeda pastinya butuh kekuatan dari otot inti tersebut. Sehingga, tubuh akan lebih kuat dalam menjaga tulang belakang, meningkatkan stabilitas, hingga memperbaiki postur tubuh.

9. Meningkatkan fungsi otak

Olahraga ringan seperti bersepeda bisa membantu meningkatkan fungsi otak, salah satunya membantu mencegah risiko Alzheimer yang kerap terjadi pada lansia. Bukan hanya pada lansia, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Pediatrics menyebutkan bahwa olahraga bersepeda juga meningkatkan fungsi otak secara signifikan pada anak-anak. Dengan, bersepeda bisa membantu menurunkan masalah yang kerap dialami anak-anak, misalnya gangguan atau defisit perhatian.

10. Mencegah risiko penyakit parkinson

Mencegah penyakit parkinson

Rutin bersepeda juga dapat menurunkan risiko penyakit saraf, salah satunya penyakit Parkinson. Beberapa penelitian mengemukakan jika olahraga mampu menurunkan risiko serangan penyakit Parkinson terutama pada pria.

Lebih lanjut, penelitian tersebut menunjukkan bahwa dengan melakukan olahraga bersepeda selama tiga jam lebih dengan kecepatan antara 10-12 mph setiap minggu mampu membantu mengurangi munculnya risiko penyakit Parkinson yang membahayakan tubuh.

11. Membantu menjaga bumi

Selain bagus untuk kesehatan, olahraga bersepeda pun memberikan manfaat yang luar biasa untuk bumi. Dengan bersepeda, ini artinya polusi udara akibat kendaraan bermotor akan berkurang. Termasuk jejak karbon juga akan turut berkurang, sehingga udara menjadi lebih bersih dan bersahabat.

Alhasil, udara yang Anda hirup bersih sehingga tubuh menjadi lebih sehat karena mengalirkan oksigen yang bersih.

Terapkan Hidup Sehat

Tak bisa dipungkiri jika olahraga memang sangat mempengaruhi kesehatan tubuh. Dengan menjalani olahraga dengan rutin, bukan hanya tubuh menjadi bugar saja, tapi banyak manfaat kesehatan lainnya yang bisa dirasakan seperti pada ulasan di atas.

Namun, hanya olahraga saja tapi masih makan dan minum sembarangan, jam tidur berantakan dan sebagainya, tubuh tetap saja tidak akan sehat. Untuk itu, Anda perlu menerapkan hidup sehat dengan seimbang, mulai dari pola makan yang teratur, asupan yang bergizi, istirahat yang cukup dan olahraga yang rutin minimal seminggu 2 – 3 kali.

Baca Juga:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.