penipuan yang jarang disadari

Penipuan yang Jarang Disadari Melalui Media Sosial

No comments

Media sosial sudah menjadi bagian keseharian kita, baik itu untuk mengobrol maupun melepas penat. Segala macam hiburan bisa didapatkan dari media sosial. Misalnya, bermain quiz, mendapatkan hadiah, nonton video lucu, dan sebagainya. Waktu berjam-jam pun dihabiskan untuk menyelam di media sosial.

Nah, meskipun sedang asyik scrolling media sosial, jangan sampai tidak waspada ya. Ternyata, para penipu begitu kreatif sehingga mereka dapat menyulap penipuan serupa dengan hiburan-hiburan yang ada di media sosial tersebut. 

Tidak mau, kan, terkena penipuan saat lagi asyik-asyik scrolling? Nah, agar tidak kena tipu, kamu perlu tahu apa saja penipuan yang jarang disadari. Simak penjelasan berikut, ya!

4 Penipuan yang Jarang Disadari

1. Fitur Kuis Facebook

Pasti pernah melakukan kuis-kuis lucu yang ada di Facebook, kan? Misalnya, kuis “Tokoh Disney Princess Apa Kamu?” atau “Apa Rumahmu di Harry Potter?”, dan sebagainya. Kuis-kuis ini akan menarik perhatianmu dan nantinya kamu akan merasa relate dengan hasilnya.

Namun, ketika menjawab kuis-kuis seperti ini, kamu tetap perlu waspada terhadap pertanyaan yang ditanyakannya. Bisa jadi, pertanyaan tersebut dikemas untuk mengarahkanmu menjawab pertanyaan terkait identitas diri. Misalnya, kamu diminta untuk memasukkan password dalam jawaban kuis atau kamu mendapatkan pertanyaan yang membahas tentang nama ibu kandung.

Jika mendapatkan pertanyaan seperti ini, langsung saja berhenti mengisi kuis tersebut. Bisa juga kamu mengisi jawaban palsu, jika memang pertanyaannya berupa pertanyaan isian, bukan pilihan ganda.

2. Hadiah yang Tidak Masuk Akal

Di media sosial, beredar banyak akun-akun yang memberikan giveaway atau hadiah yang bernilai jutaan rupiah. Ada yang memberikan iPad, voucher, tiket penerbangan, bahkan mobil atau kulkas. 

Hadiah tersebut memang dapat menarik perhatian orang. Sebab, kapan lagi akan mendapatkan barang gratis, kan? Terlebih jika syarat untuk mendapatkannya semudah mengklik tombol “Sign Me Up!”. 

Memang, sih, tidak ada salahnya kamu mengikuti undian giveaway. Namanya juga ada kesempatannya. Tapi, perlu diingat tidak semuanya itu resmi, lho. Maka, kalau kamu pengincar undian giveaway, ada baiknya melihat dulu siapa yang memberikan hadiah tersebut.

Pastikan pemberi hadiah merupakan orang atau perusahaan yang jelas. Perhatikan pula syarat-syarat mendapatkan hadiah tersebut. Jangan sampai kamu dengan mudah memberikan identitas pribadimu karena tidak memerhatikan siapa yang memberikan hadiah tersebut.

3. Teman Lama Rasa Baru

Ketika memiliki media sosial, pastinya kenal dengan istilah followers. Melalui media sosial, kamu bisa berkoneksi dengan teman-temanmu, baik yang kenal di sekolah maupun di tempat kerja. Bahkan, di tempat random sekali pun kamu bisa berkenalan dan bertukar media sosial dengan orang lain.

Tapi, pengalaman Marsha berkenalan di media sosial tidak seindah itu. Ia mendapatkan pesan dari akun teman SD-nya, Siska, yang tiba-tiba meminta uang dengan alasan tertentu. Padahal, Marsha dan Siska tidak begitu dekat. Namun, karena kasihan, Marsha pun meladeninya. Tak lama kemudian, ia mendapatkan kabar bahwa itu bukanlah Siska temannya, melainkan akun kloning yang dibuat oleh penipu.

Nah, modus seperti inilah yang perlu diwaspadai. Bisa jadi, akun aneh yang menghubungimu bukanlah orang yang diketahui. Apalagi, jika gelagatnya sudah tidak normal, seperti meminta uang atau bahkan mengirimkan tautan aneh. Pastikan untuk tidak meladeninya dan selalu JAGA rekeningmu dengan tidak memencet tautan yang mencurigakan.

4. Hati-hati Terhadap Penggalangan Dana

Belakangan ini, media sosial sedang dipenuhi dengan penggalangan dana. Biasanya, pihak penggalang dana akan memberikan dana yang dikumpulkan kepada pihak yang membutuhkan.

Namun, janganlah asal melakukan penggalangan dana. Perhatikan dulu kamu mendapatkan informasi penggalangan dana dari mana. Jika mendapatkannya dari pesan sponsor atau konten yang lewat di FYP-mu tentang penggalangan dana, lebih baik jangan ditekan. Sebab, tidak ada yang tahu apakah tautan tersebut bersih dari virus atau tidak.

Alih-alih menolong korban, uang malah habis diambil oleh penipu, jika ternyata dalam tautan tersebut terdapat malware. Maka, jika ingin menyumbang pada penggalangan dana, lebih baik kamu mencari lembaga yang resmi dan jelas. 

Asyik Bermain Media Sosial Sambil Men-JAGA Keamanan Diri

Makin hari, makin banyak modus penipuan yang dibuat sangat mirip dengan hiburan di media sosial. Bahkan, modus penipuannya bisa jadi lebih menarik daripada hiburan lainnya.

Main media sosial memang asik, tapi jangan lengah, ya, terhadap penipuan yang marak terjadi di media sosial. JAGA terus keamanan dirimu dengan tetap waspada terhadap konten-konten yang ada di media sosial.

Baca juga Artikel Lainnya: